Itinerary Delapan Hari di Malaysia (Tiga Kota)

Dari sekian banyak topik yang gue bahas di blog, sudah pasti pembahasan mengenai rincian budget selama trip itu yang paling banyak diminta sama para pembaca setia blog ini. Namun, sebelum membahas soal rincian budget, gue bagikan terlebih dahulu ya itinerary selama delapan hari di Malaysia.

itinerary malaysia 8 days

Untuk trip ini, sebenarnya gue nggak banyak spill sebelum keberangkatan. Karena sudah ketebak reaksi orang akan seperti, “Lama amat di Malaysia, memangnya ada apa?”


Pertama, gue selalu bilang destinasi berikutnya adalah maskapai mana yang lagi ngasih promo aja. Kedua, memang sudah lama juga gue mau ke Penang tapi nggak jadi terus. Ya mungkin inilah saatnya. Jadi dengan berbekal tiket PP Rp.800ribuan, berangkatlah kami ke Malaysia.

itinerary 8 hari di malaysia

Begitu tiket issued, tadinya mau menyebrang ke Singapura atau Thailand. Tapi karena menimbang takut kecapekan fisiknya, jadi gue dan teman-teman memutuskan untuk trip santai aja. Kapan lagi ya kan jalan-jalan lama eksplor negeri Jiran?


Sebelumnya gue sudah pernah share itinerary travelling di Malaysia selama tiga hari. Nah, kali ini gue mau share itinerary selama 8 hari di Malaysia. Langsung aja kita bahas ya!


travel itinerary delapan hari di malaysia



Day 1: Departure CGK - KUL

Jadwal keberangkatan pesawat kami itu jam 14:50 dan tiba di Kuala Lumpur International Airport pada pukul 18:05 waktu setempat. Meskipun sudah jam enam sore, langit di Kuala Lumpur masih cerah.

 

itinerary malaysia delapan hari

itinerary malaysia selama delapan hari

Masuk ke Malaysia juga sudah kembali seperti normal. Nggak ada dokumen yang perlu diisi sebelum keberangkatan. Tak lupa kami mengaktifkan sim card untuk internetan yang dibeli di shopee seminggu sebelum keberangkatan. Setelah kelar urusan imigrasi dan bagasi, kami bergegas menuju ke loket pembelian tiket bus yang akan mengantarkan kami ke KL Sentral.


Lokasi loketnya ada di lantai dasar, patokannya cari aja Family Mart yang berada di dekat pintu keluar bandara. Ada eskalator turun di situ. Harga tiket busnya sebesar RM 15 per orang dan pembayarannya hanya bisa dengan uang tunai.


Jadwal keberangkatan busnya pukul 9:15. Petugas di loket tiketnya menginformasikan bahwa nanti busnya akan tiba di platform A6. Kami menunggu di sana sekitar 15 menit sebelum jadwal bus tiba.

itinerary malaysia delapan hari

Busnya nggak ada sistem penomeran kursi. Saran gue, kalau kalian pergi bareng teman, mending salah satu dari kalian naik duluan ke dalam bus untuk pilih kursi, sisanya taro koper ke dalam bagasi bus. Kalau nggak, kayak gue nih, kebagian kursi sisa dan di dekat kursi gue itu ada orang bau ketek banget. T.T Masker penolongku.

 

pengalaman travelling di malaysia selama 8 hari

Alhasil selama sejam kami bertiga harus menahan rasa mual sampai bus sampai di KL Sentral terminal bus. Setelah itu kami langsung naik monorail menuju Stasiun Dang Wangi, karena itu stasiun terdekat dari hotel kami.

menginap di the bed klcc

Kami menginap semalam di The Bed KLCC, hasil promo epic sale. Menurut gue ini salah satu hostel terbaik sih yang pernah gue inapi. Stafnya baik-baik dan yang penting bisa masak mie instan. :D

 

Reviewnya sudah ada di blog. Berhubung sudah terlalu malam tiba di KL, jadi kami akhiri dengan makan malam di hotel lalu tidur.



Day 2: Enroute to Penang, Nasi Kandar Deen's Maju, Chew Jetty, Penang Street Art

 

itinerary 8 hari di malaysia

Walaupun kami tidur sudah di atas pukul 1 pagi, tapi tetap bisa bangun pagi saking excited mau ke Penang. Pukul 6 pagi sudah bersiap untuk mandi dan dandan. Lalu sarapan.


Bus akan berangkat pukul 9:30, pukul 8:30 sudah proses check out. Sudah pesan grab car juga tapi ternyata agak lama datangnya, jadi lumayan deg-degan nih nunggunya. Takut ketinggalan bus ke Penang. Lumayan harganya, bok!

 

the bed klcc malaysia

bus aeroline dari kuala lumpur ke penang

Untungnya grab car datang nggak lama kemudian dan jalanan pun nggak macet. Jadi 10 menit kemudian kami sudah tiba di depan Halte Corus. Bus Aeroline ini berangkat dari bus stop di depan Hotel Corus.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih lima jam dari Kuala Lumpur, kami tiba di Queensbay Mall, Penang Island. Wilayah Penang terbagi dua, di mainland dan di pulau. Jadi kalau tujuanmu itu ada Georgetown dan sekitar, pastikan busnya berhenti di Pulau Penang ya.

 

naik bus aeroline dari kuala lumpur ke penang
naik bus aeroline dari kuala lumpur ke penang

Untuk bus Aeroline, gue sangat amat merekomendasikannya. Selain kenyamanan selama di bus, dapat makan, minuman hangat, dan pelayanannya juga ekstra. Ada pramugarinya segala.


Seharusnya kami menginap dua malam di Ropewalk Guesthouse, tapi karena hotelnya baru saja kebakaran beberapa minggu sebelumnya, jadi kami dialihkan ke hotel Attic yang lokasinya nggak jauh dari Ropewalk Guesthouse. Alhamdulillah kamar kami pun juga di-upgrade ke triple room dengan balkon yang menghadap Komtar. Rezeki anak solehot.

ropewalk guesthouse penang
attic hotel penang
menginap di attic hotel penang

Selesai check in, kami bergegas untuk makan siang karena sudah kesorean. Salah satu restoran nasi kandar yang cukup terkenal di Penang jadi tujuan kami untuk mengisi perut. Namanya Deen's Maju Nasi Kandar. Naik grab car menghabiskan kurang lebih RM 5. Kalau makan nasi kandar, nggak bisa sedikit porsinya. Ditanyain mulu mau apa lagi? Buat kaum golongan O yang suka lapar mata, mana bisa ditanyain gini mulu. Ya nambah! T.T

 

nasi kandar deen's maju penang
nasi kandar deen's maju penang
nasi kandar deen's maju penang

chew jetty penang

chew jetty penang

chew jetty penang

chew jetty penang
chew jetty penang

Kemudian dilanjutkan untuk mencari sunset di Chew Jetty. Namun sayangnya karena langit sedang sedikit mendung selepas hujan, jadi nggak dapat sunset yang bagus. Balik ke hotel kami memutuskan untuk jalan kaki saja dan melewati Penang Street Art yang terkenal dengan mural art-nya.

becak di penang
penang street art
penang street art
penang street art
penang street art
penang street art
penang street art
penang street art
kasihan itu dedeknya kegencet badan cing didi :D
penang street art
penang street art
penang street art



Day 3: Bee Hwa Kopitiam, Kek Lok Si, Penang Famous Road Laksa, Teochew Cendol, Bike Tour

itinerary 8 hari di malaysia

Sebelum memulai hari, enaknya mah sarapan ya. Nggak sulit mencari tempat kuliner enak di Penang. Dari hotel hanya jalan beberapa ratus meter ke salah satu kopitiam terkenal, namanya Bee Hwa. Kami makan tengah, memesan satu mangkok mie udang dan roti panggang. Minumnya es teh tarik dan es kopi.

beehwa kopitiam penang
beehwa kopitiam penang

bee hwa penang

itinerary tiga hari di penang malaysia
 

Kelar makan, jalan sedikit ke halte bus. Sesuai arahan google maps, kami naik bus no 201 untuk ke Kek Lok Si, nanti turun di Air Itam. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 30 menit. Sepanjang perjalanan di bus, entah mengapa penumpangnya tuh isinya lansia semua. 

naik bus ke kek lok si temple

air itam penang

Dari kejauhan sudah terlihat patung Dewi Kwan Im di atas bukit. Setelah sampai di pemberhentian bus Air Itam, ke Kek Lok Si juga harus jalan sebentar. Tenang saja, ada funicular train untuk naik ke Kek Lok Si. Harganya RM 16 untuk perjalanan pulang pergi. Nanti gue buatkan postingan khusus untuk Kek Lok Si, ya. Biar lebih enak menjelaskannya ke kalian.

cara menuju kek lok si temple
tiket masuk kek lok si temple
harga tiket funicular train ke kek lok si temple
jam buka kek lok si temple

kek lok si temple penang

Kami menghabiskan waktu kurang lebih empat jam lebih di Kek Lok Si. Agak lama ya? Maklum, ini merupakan kuil Budha terbesar di Malaysia, jadi memang butuh waktu lebih lama untuk eksplor tiap sudutnya. Ditambah cuaca sedang panas banget. Gue pikir Kek Lok Si bakal adem gitu, secara di atas bukit kan ya. Eh plot twist. T.T


Awalnya berencana mau ke Penang Hill juga, karena jaraknya yang berdekatan. Namun saat itu Penang Hill sedang ada maintenance. Sehingga kami memutuskan langsung kembali ke Georgetown untuk makan siang. Kalau jalan bertiga bareng dua teman gue ini nggak bisa deh kalau makan ditunda-tunda. Cing Didi kalau lapar jadi galak, Inggrid kalau lapar jadi kayak orang abis kesirep kena gendam, lemas banget. :D

penang famous road laksa
cendol teochew penang

Dengan naik taksi online dan turun di Penang Road, kami makan siang di Penang Famous Road Laksa. Daripada laksanya, gue malah lebih suka char koay teow mereka. Lalu diakhiri dengan cendol Teochew yang ada di ujung jalan. Menurut selera lidah gue, lebih enak yang ada di Indonesia.

pengalaman sewa sepeda di penang
pengalaman sewa sepeda di penang

cara sewa sepeda di penang
sewa sepeda di penang
central fire station penang
padang kota lama esplanade penang

BIKE TOUR IN PENANG

Sempat balik dulu ke hotel untuk shalat dan istirahat karena habis dehidrasi selama di Kek Lok Si. Sumpah, itu kalau langsung dilanjutkan perjalanannya, kayaknya gue udah nggak ada tenaga deh. Setelah dirasa cukup istirahatnya, kami lanjut ke Penang Road untuk sewa sepeda. Cara sewa sepeda di Penang sudah di-share di blog ya. Silakan dibaca panduannya.

attic hotel penang

Kami sepedaan dari Penang Road ke Padang Kota Lama Esplanade, lalu Penang Street Art, dan diakhiri dengan makan es krim di Hema-hema dan dinner di Hameediyah Restaurant. Bersepeda di Penang tuh menyenangkan banget. Kendaraan bermotornya ramah banget sama pengguna sepeda.

hameediyah restaurant penang
hema-hema ice cream penang



Day 4: Enroute to Ipoh, Concubine Lane, Pekan Ipoh

itinerary 8 hari di malaysia

Setelah check out dari hotel, di pukul 10:30, kami menuju Terminal Sungai Nibong untuk naik bus ke Ipoh. Review bus dari Penang ke Ipoh yang gue naiki kali ini juga sudah gue post di blog ya. Kami pesan taksi online dengan tarif RM 12. Dapat driver yang baik, namanya Sakinah. Saking baiknya, dia tiba-tiba memberhentikan mobilnya di tengah jalan, di pinggir pantai gitu.

 

Kami bertiga nggak langsung paham karena nggak terbiasa sama bahasa Melayu, yang tertangkap telinga kurang lebih gini, "Kalian ambek gamba faif minit". Inggrid yang duduk di depan sebelah dia, cuma cengo, "Hah?". Gue dan Cing Didi spontan keluar mobil, jadi Inggrid ikutan aja tanpa ngerti harus ngapain.


Ternyata maksudnya itu kami disuruh buruan ambil gambar di pinggir pantai dengan background jembatan penghubung Penang Island dan Penang mainland. :D Ya udah spontan kami buru-buru gantian foto. Pertama gue duluan yang motoin, modelnya Inggrid dan Cing Didi. Gue ambil posisi mundur, biar gue bisa zoom ke arah jembatan. Supaya jembatannya nggak kelihatan terlalu jauh. Setelah itu gantian sama Inggrid.

foto di jembatan penang

spot foto di penang


Pas Inggrid ambil hpnya, gue berpesan, "Ing, di-zoom kayak gini ya". Dia cuma jawab oke. Setelah ambil gambar 2 kali, langsung naik lagi ke mobil. Nggak enak kan takut Sakinah nunggu kelamaan.


Pas gue lihat hasil fotonya di mobil, cuma bisa ngakak gue. Yang di-zoom sama Inggrid malah badan gue dan Cing Didi. Udah tahu dua temannya ini gendut-gendut. T.T

naik bus sri maju dari penang ke ipoh

Bus berangkat pukul 12:30 dan tiba di Ipoh sekitar pukul 3 sore. Kami pesan grab car ke hotel yang jaraknya hanya 1 km dari Sri Maju Bus Station. Kami menginap dua malam di The Brownstone Hotel. Proses check in juga mudah, seperti biasa ada government tax RM 10 per malam.

the brownstone hotel ipoh

Sorenya kami sewa sepeda untuk menuju Concubine Lane. Tapi kami makan dulu di Nasi Ayam Hainan Ipoh yang jaraknya hanya 100 meteran dari hotel. Alhamdulillah nggak susah cari makanan halal di Ipoh. Di restoran ini tuh stafnya banyak banget. Kalau kalian sudah selesai makan, bakal berasa kayak lagi dikeroyok. Yang bersihkan meja bisa 5 orang. :D


[Review The Brownstone Hostel]

concubine lane ipoh

Namun sayangnya begitu sampai di Concubine Lane sudah kesorean, jadi sudah pada tutup. Jadi kalau kalian mau ke sana juga, pastikan tiba di sana sebelum pukul 5 sore ya. Toko-toko di Ipoh rata-rata tutupnya cepat. Berhubung mendadak hujan juga, jadi kami buru-buru cari tempat berteduh dan berakhir di Pekan Cafe.



Day 5: Nasi Ganja, Kek Look Tong Cave Temple, Kellie's Castle, Big Mom Beancurd, Mural Street Art

itinerary 8 hari di malaysia

Berhubung hari ini kami mau main ke tempat yang lumayan jauh dari Ipoh city center, jadi kami isi perut dulu di Nasi Ganja. Pukul 9 saja restorannya belum siap untuk menerima pelanggan, jadinya pas kami tiba di sana, jadi pelanggan pertama. Untuk ukuran sarapan, ya memang ini porsinya terlalu besar. Lebih cocok untuk makan siang. Namun karena takut kelaparan nanti dan nggak nemu warung aja, mengingat city center-nya saja sepi, apalagi di pinggiran kotanya. :D

nasi ganja ipoh

Perhentian selanjutnya Kek Look Tong, sebuah kuil Budha yang berada di dalam gua. Tempatnya keren banget! Dari semua tempat yang gue datangi kali ini di Malaysia, kayaknya ini favorit gue deh. Pemandangannya juga luar biasa cantiknya. Nggak ada tiket masuk alias gratis, kecuali kalau mau main bebek-bebekan atau sepeda odong-odong baru bayar.

kek look tong cave temple
kek look tong cave temple

naik paddle boat di kek look tong ipoh

Awalnya khawatir takut nggak ada grab car yang mau menerima orderan, tapi ternyata selama di sana kami nggak menemui kesulitan. Walaupun jaraknya jauh ke tujuan berikutnya, ada sopir yang mau mengantar.


Kellie's Castle sudah lama ingin kami kunjungi. Sebuah kastil yang terbengkalai tapi sudah dipugar jadi masih terlihat kemegahan bangunannya. Tiket masuknya RM 15 untuk wisatawan asing. Karena ini lokasinya sudah bukan di Ipoh dan yang paling jauh, jadi gue sarankan kalian ke sini pas akhir pekan saja. Supaya nggak kesulitan untuk mendapatkan grab car juga. Di akhir pekan saja sepi pengunjung, apalagi di hari biasa.

cara menuju kellie's castle
cara menuju kellie's castle
HARGA TIKET MASUK KELLI'S CASTLE
HARGA TIKET MASUK KELLI'S CASTLE

Setelah dari Kellie's Castle kami ke Big Mom Beancurd. Di kedai ini menyediakan panganan serba susu kedelai. Tiap akhir pekan mereka punya spesial syrup gitu. Kembang tahu di sini enak banget. Topingnya pas, tingkat kemanisannya juga pas, nggak bikin giung. Si cici ownernya juga super duper ramah. Beberapa kali dia menyambangi kami dan bertanya tahu kedainya dari mana. Baik banget deh pokoknya. Pas kami beli kue pasarnya juga dikasih diskon.


Karena masih kenyang dan hari juga masih terang banget walaupun sudah pukul setengah 6 sore, jadi kami memutuskan untuk jalan kaki ke Mural Street Art yang lokasinya nggak jauh dari Big Mom Beancurd. Namun di perjalanan kami melewati ruko-ruko yang ternyata isinya adalah rumah duka. Agak serem ya wak. Mana pas lagi ada yang upacara pelepasan gitu.

IPOH MURAL ART
IPOH MURAL ART
IPOH MURAL ART


Di Mural Street Art juga nggak lama, karena di sepanjang jalan ini hanya kami bertiga jadi bebas mau foto-foto tanpa harus menunggu giliran dengan orang-orang. Setelah itu kami pulang dulu ke hotel untuk istirahat dan keluar lagi di malam hari untuk makan malam di Nasi Ayam Hainan Ipoh untuk kedua kalinya.



Day 6: Enroute to Kuala Lumpur, Nasi Kahwin Hari-hari, KLCC Park, River of Life, Petaling Street

itinerary 8 hari di malaysia

Kami sudah memesan bus Sri Maju lagi dengan tujuan ke Kuala Lumpur yang berangkat pukul 9:30. Jadi kami check out dari hotel pukul 8:30. Sesampainya di Sri Maju Bus Station, masih harus tukar tiket fisik dulu.

NAIK BUS DARI IPOH KE KUALA LUMPUR

naik bus dari ipoh ke kuala lumpur

Busnya kali ini lebih besar dan kursinya juga lebih lebar. Bus sempat angkut penumpang dulu di Terminal Meru Raya dan Gopeng. Perjalanannya berjalan lancar, sampai tidur pun enak banget!


Sekitar pukul 1 siang kami tiba di Terminal Bersepadu Selatan. Dari sana sudah gampang banget mau ke pusat kota, karena terminalnya sudah terintegrasi dengan layanan LRT/monorail.

star sentral hotel kuala lumpur

Tiba di hotel sekitar pukul setengah 3 dan langsung check in di hotel Star Sentral Hotel selama dua malam. Lokasinya ada di seberang KL Sentral Bus Terminal. Gue nggak rekomen sih untuk menginap di daerah ini. Soalnya daerahnya kayak Bronx :D


Setelah shalat dan isi baterai semua gadget, kami langsung menuju ke Ikan Bakar Bellamy untuk makan siang tapi ternyata sudah tutup. Padahal udah kebayang makan ikan pari bakar sama sotongnya. Jadi kami beralih ke Nasi Kahwin Hari-hari yang ada di Bukit Bintang. Ada yang sudah pernah makan Nasi Kahwin Hari-hari?

KLCC PARK

Setelah itu langsung pesan grab car ke KLCC Park. Gue sudah beberapa kali ke Kuala Lumpur tapi belum pernah dapat foto Twin Tower dengan angle yang pas. Berbekal informasi dari Tiktok, akhirnya bisa juga foto cantik dengan background Twin Tower.

saloma bridge kuala lumpur

Kemudian beranjak ke Saloma Link, salah satu spot yang lagi ngehits nih di Kuala Lumpur. Memang bagus banget jembatannya, apalagi kalau malam lampunya dinyalakan jadi makin bagus. Cuma ya itu dia, karena masih baru, jadi bakal banyak orang di sini. Makin susah foto-fotonya.

RIVER OF LIFE KUALA LUMPUR

Belum kelar dari situ kami mencari atraksi lain, yaitu River of Life. Konon tiap pukul 9 selalu ada lantunan Asmaul Husna dari Masjid Jamek, tapi kami di sana cukup lama dan nggak terdengar lantunan apapun. 


Day 7: Genting Highland, Petaling Street, Mee Tarik Jalan Sultan

itinerary 8 hari di malaysia

Kami sudah beli tiket bus PP ke Genting seminggu sebelum keberangkatan. Kalian juga bisa beli secara on the spot di Terminal Bus KL Sentral. Karena kami mau mengamankan kursi, jadi lebih memilih beli dari jauh hari.


Perjalanan ke Genting memakan waktu kurang lebih 50 menit dengan kondisi jalan berliku sekitar 15 menit sebelum tiba di tujuan. Tiket bus yang kami beli sudah bundling dengan tiket gondola ke Resort World Genting Highland, jadi begitu tiba di Awana Sky Central nggak perlu ke loket tiket lagi, cukup scan barcode yang sudah dikirimkan ke email atau yang ada di aplikasi easybook.com.


Makan siangnya di Five Guys. Astaghfirullah mahal banget ternyata! Salah siapa coba? Ya salah tiga budak corporate ini lah. T.T Urusan perhitungan uang tu jujur aja gue nggak cepat tanggap. Di menu udah tertulis cheeseburger harganya RM 40, di otak gue itu RP.40,000. Ditambah lagi sebelum masuk ke dalam restonya, cing Didi udah kasih kata kunci, "Tenang aja, duit kita masih banyak"

 

Kami pesan tiga beef burger, satu medium french fries, dan tiga minuman soda, habisnya RM 175 atau sekitar Rp. 600Ribuan. Tapi ya namanya di tempat wisata, jadi harus serba maklum. Kalau kalian mau makan hemat, ada Texas fried chicken di Awana Sky Central atau mini market di mallnya. Tinggal makan di kursi dekat toilet.

 

harga cable car di genting highland

chin swee temple genting highland
naik gondola di genting highland

chin swee temple

Selepas dari RWG, kami mampir ke Chin Swee Caves Temple. Lokasi pemberhentian gondolanya ada di antara RWG dan Awana Sky. Nggak perlu beli tiket gondola lagi walaupun mau mampir ke kuil tersebut. Masuk ke kuilnya juga gratis.

genting premium outlet
genting premium outlet

Sorenya kami turun dan mampir ke Genting Premium Outlet. Di sini yang belanja hanya Inggrid. Gue dan Cing Didi hanya window shopping aja sambil merongos lihatin banderol harga di sana. Bus untuk balik ke KL Sentral datang agak terlambat. Sekitar pukul 17:18 bus kami bertolak ke KL Sentral.

mee tarik jalan sultan

Sejam kemudian kami tiba di KL Sentral dan langsung naik grab car ke MyDin untuk beli oleh-oleh, lalu jalan kaki ke Petaling untuk beli sisa oleh-oleh yang nggak tersedia di MyDin. Sejak pandemi, kayaknya Central Market banyak toko yang tutup. Bahkan toko langganan oleh-oleh gue di situ pun ikut tutup. Sementara belanja di MyDin juga nggak selengkap dulu lagi pilihan cokelatnya. 

 

Setelah itu makan malam di Mee Tarik Jalan Sultan. Kalau kalian cari makanan halal di daerah Chinatown, cobain kedai ini deh. Enak-enak banget makanannya.



Day 8: Return to Jakarta

Pesawat kami terbang pukul 10:10, jadi kami sudah harus tiba di KLIA Airport minimal pukul 7 pagi. Alhasil pukul 5 sudah bersiap untuk check out dan ke Terminal bus KL Sentral. ke KLIA 2 masih naik bus dari KL Sentral. Kebetulan lokasinya tinggal menyebrang saja dari hotel.

naik bus dari kl sentral ke klia 2

Selesai sudah deh trip selama delapan hari di Malaysia. Gue nggak sempat bikin blog post yang mendetail per hari seperti biasa. Tapi semoga postingan seperti ini membantu kalian dalam merencanakan trip ke Malaysia ya.

itinerary malaysia 8 hari


Jika ada yang mau ditanyakan, silakan tulis di kolom komentar atau DM gue di Instagram. Selamat berlibur!


4 Comments

  1. Melihat foto trakhir, masih ga abis pikir mikirin tinggi patung Kwan in inii 🤣🤣

    Seruuuu deh traveling kalian, aku ngikutin terus, dankocak2 banget sih . Memang enak kalo udh Nemu travelmates yg pas ya mba.

    Aeroline bus aku juga selalu pilih. Pokoknya selama rute dicover Aeroline, mendingan itu deh.

    Kayaknya aku tahu hotel yg di Penang itu mba, ngelewatin deh pas aku ke Penang kemarin 😄.

    Naaah si Penang famous laksa, jujur rasanya B aja 🤣🤣🤣. Msh lebih enak laksa Penang yg aku pernah beli di food court KL dan gurney .

    Tapi sayangnya aku ga cobain kwe tiaw nya mba. LBH enak yaa..

    Kalo si cendol, enak , tapj lebih enak cendol kita bukan sih 😂😂?

    Ipoh, Serawak, ini masuk dlm bucket listku kalo ke Malaysia lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi bahan overthinking kan ya, 200 meter dari mana sih :D
      Iya, nyaman banget pakai Aeroline. Iya, Penang Famous Laksa nggak cocok di lidah aku & teman2. Nanti kalau aku ke Penang lagi mau nyobain rekomen Ka Fanny deh. Kwetiaunya enak, tapi di luaran juga masih ada yang lebih enak kayaknya kak.
      Iya bener banget!! Enakan cendol kita :))

      Delete
  2. miss, salfok sama hasil jepretannya yg bagus banget. mau tanya itu fotonya pake handphone atau kamera yaa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, makasih banyak! Ini diambil pakai handphone semua. Pakai mi 10t pro sama iphone 13 punya temanku. :)

      Delete

Please notice: Subscribe to my blog before you leave a comment. Any active link on comment will be automatically deleted. Thank you for reading!