Celebes Trip

by - 8:59 PM

Alohaaaa..

Ada cerita baru dari Sulawesi Selatan. Dulu gue pernah tinggal 4 tahun di Makassar dan setelah 14 tahun akhirnya bisa balik lagi ke kota ini. Nah, liburan kali ini gue sengaja pilih tempat yang 'serba' pantai selama berada di Sulawesi Selatan. Jadi isi itinerary trip gue bakal diisi dari pantai satu ke pantai cantik lainnya. So prepare your sunblock! Trip kali ini, gue jalan-jalan bareng Ayu dan Wenny plus adik-adik gue yang selalu sirik sama jadwal road show gue. Jadi kali ini 'terpaksa' gue ajak. -_-"


 Kita berangkat dari Jakarta jam setengah sebelas malam tanggal 30 April 2014, mendarat di Makassar sekitar jam setengah 2 WITA. Rencana awalnya sih mau langsung cuzz ke Bira, tapi karena kelamaan numpang tidur di rumah salah satu saudara gue jadinya baru jalan jam 12 siang menuju Tanjung Bira. Alhamdulillahh dapet rental mobil mursida dari kenalan salah satu teman SD gue dulu (maaciw om obeth). Kondisi jalanan sepanjang Makassar - Bira untungnya halus gak kayak jalur pantura masa kini.


Malam pertama kita menginap di Salassa Guesthouse. Letaknya gak begitu jauh dari pantai pasir putih bira dan beruntungnya pengunjung yang datang ke pantai bira lumayan sepi, gak seperti yang diceritakan orang-orang kalau musim liburan.Untuk urusan perut gak perlu khawatir selama di Bira. Gue sempat makan malam di Salassa, menu yang gue pesan itu tuna bumbu bali. Rasanya muaknyus! Gue juga lewatin Warung Bambu, walau gak sempat nyoba makan disitu tapi gue perhatiin tempatnya selalu ramai cuma gak begitu besar.Kalau mau nyebrang ke Pulau Liukang dan Pulau Kambing juga gak perlu kerepotan cari kapal. Sehari sebelum nyebrang ke pulau, gue sempat hunting sunset di Bira dan itu banyak banget mamang-mamang yang nawarin kapal, sampai pagi pas gue mau nyebrangpun masih banyak yang nawarin. Kebetulan waktu itu gue deal kapal sama Pak Aneng.


 Perjalanan menuju Pulau Liukang cuma 10 menit aja, tapi ombaknya waktu itu lagi besar banget. Kebanyakan orang yang mau menyebrang ke pulau itu selalu diarahin untuk snorkeling dulu di Pulau Kambing, kemudian istirahat di Pulau Liukang. Tapi berhubung rombongan gue gak mau foto-foto dengan rambut lepek, jadinya itinerary kita puter.Pulau Liukang pasirnya juga putih tapi gak sehalus pasir di pantai Bira. Koral di sekitar pulau juga lumayan bagus, ikannya masih banyak yang lucu. Cuma masih lebih 'kaya' isi lautnya Gili Trawangan sih. Di tengah laut ada rumah terapung tempat penangkaran penyu. Kita mampir kesana sebentar. Biaya masuknya per orang 5k idr, kalau mau berenang bareng penyu nambah lagi 10k idr. Orang-orang yang jaga penangkaran itu baik-baik dan ramah banget. Oh iya, penyu yang paling jinak dan mau aja diajak foto namanya Alfino. :))

Jam 1 siang kita udah balik lagi ke Bira dan buru-buru cari penginapan baru. Soalnya gue dan teman-teman gue udah booking Amatoa Resort, sementara adik gue yang cowok, om Sabar, dan Iyenk mau cari kamar yang ada ACnya. Akhirnya dapat bungalow di Kasi Pute, lokasinya dekat banget sama pantai. Sementara cewe-cewe langsung check in di Amatoa Resort.

 Tujuan utama gue ke Bira emang mau menginap di Amatoa Resort. Gue sengaja gak bikin itinerary yang terlalu padat kayak waktu ke Lombok kemaren karena gue mau benar-benar santai di pantai. #asek
Resortnya KEREN mampus!! Letaknya lumayan jauh dari jalan utama. Gak begitu jauh sih, tapi cuaca panasnya minta ampun jadi mending naik mobil aja dah.
Sorenya bingung nih mau makan dimana. Mau keluar malas jalannya jauh, akhirnya pesan makanan di restaurant resort. Harganya reasonable untuk ukuran resort. Rasanya juga lumayan enak, jadi gak perlu ngedumel kan.
Kalau menurut rencana awal, keesokan harinya mau ngejer sunrise di pantai bara. Tapi yaaah namanya juga liburan, jadi pada molor kabeh! Alhasil baru ke pantai bara setelah check out dari Amatoa Resort. Pantainya lebih sepi daripada bira. Air lautnya juga agak sedikit beda, menurut gue sih lebih keren ini. Yang menyebalkan adalah akses menuju ke pantai bara. Jalanannya sepi banget, kanan kiri hutan. Giliran rame ada rumah-rumah ehh mini bar yang benar-benar mini. Kalo kata Wenny mah ini macam Gili kumuh. Jadi semacam bar-bar yang kalau malam banyak cewe mangkal gitu. Agak serem ya kalo pelancong cewe jalan di daerah itu. Kalo tiba-tiba dibekep mamang-mamang terus diperkosa terus dibuang di hutan gimana. Hiyaak imajinasi gue terlalu banyak dicekokin film horor kayaknya yahh.. -_-
 Setelah puas dari pantai bara, akhirnya kita melanjutkan perjalanan kembali ke Makassar. Kita sempat mampir makan di salah satu restaurant di daerah Bantaeng. Harganya lumayan mahal sih menurut gue untuk ukuran rasa yang biasa aja.Sampai di Makassar kurang lebih jam 9 malam. Kita mampir dulu di rumah om Sabar, setelah itu lanjut anter cewe-cewe ke hotel yang udah gue booking. Namanya Venus Kencana, dari luar sih hotelnya gak meyakinkan, tapi setelah masuk ke dalam kamar ternyata gak juga kok. Cukup nyaman dan yang paling penting murah plus dapat sarapan. Huehehehehe
 Di hari selanjutnya, kita melanjutkan acara mantai. Kali ini masih di sekitaran Makassar. Mobil diparkir di depan benteng Fort Rotterdam, lalu nego kapal di dermaga Bangkoa. Kita sepakat minta diantar ke Pulau Kodingareng Keke dan Samalona. Kita lebih banyak habisin waktu di Kodingareng Keke sih daripada Samalona. Soalnya pulaunya lebih eksklusif karena gada orang lagi. Untuk detailnya nanti gue tulis cerita tersendiri deh.
Sore harinya, kita balik ke pelabuhan dan melanjutkan perjalanan ke Jalan Somba Opu. Di sepanjang Somba Opu ini banyak banget toko oleh-oleh khas Sulawesi Selatan. Gue cuma beli sedikit banget di toko pertama, pas besoknya gue balik lagi ke daerah itu dan ke toko yang lain ternyata harganya jauh lebih murah di toko kedua ini. Gue pribadi sih lebih senang juga sama pelayanan di toko kedua ini, soalnya dikasih teh botol. Hahahaha #muree

Rangkuman perjalanan 4 hari di Makassar sampai di sini dulu ya. Nanti gue bakal posting detail hotel atau pantai terpisah. Stay tune! #alaala Btw many thanks buat Iyenk yang udah motoin kita pake kamera kecenya, dan temannya Wenny (yang katanya sering stalking blog gue demi baca cerita cacatnya Wenny) udah minjemin kameranya buat kita bawa. :)))

You May Also Like

0 komentar

INSTAGRAM @miss_nidy

Country I have visited