[Review] Sewa WiFi di Passpod.id selama 11 Hari di Jepang

review sewa passpod.id

Hari gini siapa sih yang bisa hidup tanpa terkoneksi dengan internet? Ya pasti ada saja, sih. Tapi jumlahnya satu di antara ribuan orang. Gue termasuk orang yang mungkin bisa dibilang sudah kecanduan internet, termasuk saat lagi travelling. Meskipun penggunaan gawai saat travelling sebisa mungkin gue kurangi, tapi tetap saja kebutuhan akan internet pasti harus ada. Kalau kalian mengikut instastories gue di instagram, pasti sempat memperhatikan deh kenapa gue bisa tetap terhubung dengan internet selama di Jepang. Yup, gue sewa Wifi! By the way, ada yang sudah pernah sewa Wifi di Passpod.id saat travelling?


Pengalaman menyewa WiFi ke luar negeri sebenarnya bukanlah hal yang baru buat gue. Tapi gue baru kali ini menggunakan Passpod.id sebagai tempat sewa WiFi untuk perjalanan ke luar negeri. Sepanjang sejarah kehidupan gue pun, perjalanan ke Jepang merupakan perjalanan yang terlama kedua setelah ASEAN trip, yang pernah gue lakukan. Jadi gue sangat amat butuh koneksi internet yang stabil dan bisa diandalkan.


Kenapa Harus Sewa WiFi Buat Travelling ke Luar Negeri?

  • Karena untuk cari alamat di Google Maps, butuh koneksi internet
  • Karena untuk menghubungi sanak saudara di tanah air pun, butuh koneksi internet
  • Karena keterbatasan bahasa dengan orang lokal & baca tulisan cacing harus dibantu dengan Google Translate dan itu butuh koneksi internet
  • Karena untuk pamer ke tetangga di sosmed pun, butuh koneksi internet
Ini tahun 2018, kecuali kalian bisa tahan nggak pamer di sosmed dan bahasa bukanlah penghalang, ya sudah bye!


Kenapa memilih Passpod.id?

Alasan gue cukup sederhana, Passpod.id memiliki banyak review positif. Sejujurnya, gue sudah pernah menyewa WiFi di dua tempat yang berbeda dan kenapa gue nggak balik lagi menyewa di kedua tempat tersebut? Karena gue kecewa dengan pelayanan dan produknya. Salah gue adalah nggak sempat mengecek reviewnya terlebih dahulu. 
 
Nah, begitu gue lihat Passpod.id ini memiliki banyak review positif dari para pelanggannya, gue rasa nggak butuh alasan lain lagi saat itu. Selain itu ternyata harganya cukup terjangkau, apalagi jika patungan bareng teman-teman seperjalanan.


Berapa Harga Sewa WiFi di Passpod.id?

Harga sewa yang ditawarkan Passpod.id sangat affordable. Untuk sewa WiFi ke Jepang, dikenakan biaya Rp.60,000 per hari. Oh iya, setiap peminjaman modem, akan dikenakan biaya jaminan sebesar Rp.500,000 per modem yang akan dikembalikan ke rekening kalian begitu modem dikembalikan. Hanya untuk jaminan saja kok, makanya selama travelling jangan sampai rusak apalagi hilang, kalau nggak ya Rp. 500,000 bakal hangus. Jadi total yang harus ditransfer untuk peminjaman 11 hari ke Jepang adalah Rp. 1.160,000.

Nah, modem ini bisa digunakan hingga lima orang. Berhubung gue perginya berempat, jadi per orang patungan Rp. 290,000. Sudah gitu, yang Rp. 125,000 bakal dikembalikan setelah travelling. Jadi biaya yang dikeluarkan sesungguhnya per orang hanya Rp. 165,000 saja. Jadi hemat, cyin!

Gue sarankan untuk rajin cek akun instagramnya, soalnya suka ada promo dan mereka update banget kok. Ke Jepang suka ada promo cuma Rp. 250,000 untuk pemakaian selama lima hari, lho.


Bagaimana Cara Menyewa WiFi di Passpod.id?

Caranya gampang banget! Kalian cukup mengunjungi website resminya di www.passpod.id atau menghubungi via LINE @passpod (nanti bakal dipandu sama Csnya).

Kalau reservasi via website bisa langsung mengikuti caranya di bawah ini:

cara sewa wifi passpod.id

harga sewa wifi di passpod.id
  • Klik menu 'Rent Now' yang ada di pojok kanan atas.
  • Setelah itu akan muncul form yang harus kalian isi. Pastikan kalian mengisi dengan benar tanggal mulai pemakaian dan kapan modem selesai digunakan. Karena di sinilah yang menentukan besarnya harga sewa. Email dan no Whatsapp juga dibutuhkan untuk mengirim konfirmasi pembayaran nanti. Untuk penerimaan modem, gue prefer 'kurir' biar nggak repot ngambil ke kantornya. Sementara untuk pengembalian gue memilih 'drop off di bandara', supaya nggak ada PR lagi begitu sampai rumah kan biasanya sudah capek banget. Jika sudah diisi semua, klik 'Bayar'
  • Nanti kalian akan dikirimkan email berupa pemberitahuan rincian biaya sewa dan nomer rekening Passpod.id (pembayaran dengan bank transfer)
  • Jika sudah melakukan pembayaran, kalian akan menerima email verifikasi pembayaran dari Passpod.id.
  • Modem akan dikirimkan beberapa hari menjelang keberangkatan. Modem yang gue pesan tiba satu hari sebelum keberangkatan. Buat memastikan, sebaiknya di h-2 kalian hubungi saja CS nya untuk pengantaran modem ini.
Mudah banget ya caranya! Untuk informasi lebih lanjut atau kalau kalian mau tanya-tanya dulu, bisa menghubungi CS-nya di LINE atau Whatsappnya.


Proses Penerimaan dan Pengembalian Modem

Penerimaan

Seperti yang telah gue jelaskan di atas, saat memilih cara penerimaan modem, gue prefer diantarkan kurir ke kantor. Alasannya simple, gue malas ngambil ke kantornya, bok! #GengMager

Kurirnya datang sebelum jam istirahat kantor dan menjelaskan apa saja yang bakal gue terima dan bagaimana cara mengaktifkannya. Ternyata selain perangkat modem, gue juga dipinjamkan power bank dan chargernya. Lumayan banget kan kalau kepepet nggak ada colokan listrik, bisa dipakai power banknya.

harga sewa modem passpod.id

Gue juga sempat bertanya perihal spesifikasi power banknya. Maklum saat itu larangan penggunaan power bank di pesawat masih hangat banget. Untungnya power bank dari Passpod.id masih memenuhi kriteria. Jadi aman dibawa ke atas pesawat.

Pengembalian

Sementara untuk proses pengembalian, awalnya gue memilih untuk diambil oleh kurir. Gue baru tahu kalau ternyata modemnya bisa dikembalikan langsung di bandara begitu gue tiba di Jakarta. Akhirnya gue memilih opsi ini, karena lebih praktis. Tahu sendiri kan capeknya kayak apa sepulangnya dari travelling. Daripada gue kelupaan mengembalikan atau ketiduran saat kurir datang, mending sekalian saja drop off di bandara. Nanti CS-nya akan memberikan nomer Whatsapp staf Passpod.id yang bertugas di bandara. Nah, gue janjian tuh sama stafnya di terminal 2 kedatangan untuk mengembalikan modemnya.


Review Pemakaian WiFi selama 11 Hari di Jepang

Daripada banyak basa-basi, lebih baik kita simak saja langsung yuk bagaimana review pemakaian Passpod.id selama 11 hari di Jepang.
review pemakaian wifi passpod.id 11 hari di jepang


Day 1 – 10 April 2018

Begitu pesawat mendarat di Haneda International Airport, gue langsung mengaktifkan modem. Cara pengaktifannya sangat mudah. Cukup menekan agak lama tombol power. Begitu modem nyala, WiFi langsung bisa digunakan. Nomer ID dan password ditampilkan di dalam layar modem, jadi nggak perlu takut kehilangan password yang biasanya dicetak di kertas dan tercecer entah ke mana.

 
review sewa wifi passpod.id ke jepang

Nggak perlu waktu lama, WiFi sudah bisa langsung digunakan untuk menghubungi sanak saudara, pacar, dan para fans di Indonesia.
Koneksi nggak ada kendala sama sekali. Dengan adanya koneksi internet, jadi memudahkan gue dan teman-teman dalam mencari alamat apartemen yang sudah kami booking sebelumnya. Sempat ada drama nyasar saat mencari alamat, tapi bukan karena sinyal yang ngadat, tapi karena kami salah baca peta. T.T

Day 2 – 11 April 2018

Berhubung pemakaian di hari pertama cuma sebentar, jadi gue hanya charge baterainya juga sebentar. Di hari kedua ini nggak ada kendala sama sekali. Dibawa naik turun kereta (subway),which is itu kan ada di bawah tanah ya, nggak kesulitan dapat sinyal.
pengalaman sewa modem passpod.id
Lokasi: Chidorigafuchi Park
Dengan kondisi baterai full, pemakaian baterai bisa bertahan sampai pukul 9 p.m. Padahal gue pakai dari pukul 8 a.m, lho. Awet juga, euy.


Day 3 – 12 April 2018

Di hari ketiga ini gue check out dari apartemen. Malamnya sudah harus naik bus malam menuju Kyoto dari Tokyo. Kurang lebih sama seperti hari kedua, pemakaian baterainya bertahan sampai pukul 9 p.m. Nah, berhubung malam itu gue tidur di bus, jadi nggak bisa charger baterai sama sekali.

Lalu kehidupan gue keesokan harinya gimana tanpa modem yang sudah kehabisan baterai ini?

Day 4 – 13 April 2018

Enaknya sewa WiFi di Passpod.id ini adalah kita juga dipinjamkan power bank. Jadi selama seharian itu, modem selalu gue hubungkan dengan power bank. Makanya gue tetap bisa update instastory pas lagi pakai kimono di Kyoto.
pengalaman sewa wifi murah ke jepang
Lokasi: Fushimi Inari, Kyoto

Nggak kebayang deh bagaimana nasib gue kalau nggak ada power bank ini, apalagi gue dan teman-teman baru bisa check-in di apartemen itu selepas Magrib.

Day 5 – 14 April 2018

Di hari ke lima ini, itinerary gue hanya ke Arashiyama lalu pindah ke Kota Osaka. Artinya, kami harus check out lagi. Untungnya, baterai modemnya sudah terisi full. Jadi power banknya malah gue pakai untuk charger handphone gue. :D
sewa wifi murah ke luar negeri
Lokasi: Arashiyama

Oh iya, meskipun sudah berpindah-pindah kota, sinyalnya nggak ada masalah sama sekali. Tetap lancar dan tanpa buffering saat dipakai untuk nonton youtube tiap kali gue sedang bosan saat perjalanan di kereta dari Arashiyama ke Osaka.

Day 6 – 15 April 2018

Osaka dilanda hujan dari malam hingga siang hari. Tapi sinyal di WiFi Passpod.id tetap berjalan lancar. Gue juga sempat cek ramalan cuaca di internet sebelum meyakinkan diri untuk mulai berpetualang di Osaka. Benar saja, hujan berhenti begitu memasuki siang hari, persis seperti ramalan cuaca.
sewa wifi murah ke jepang
Lokasi: Osaka Castle, Osaka

Di TV juga ada sih ramalan cuaca, tapi bahasanya gue nggak mengerti. Itu juga salah satu alasan pentingnya internet saat sedang travelling. Di apartemen yang gue sewa di Osaka sebenarnya menyediakan WiFi portable, tapi sayang sinyalnya lemot banget. Ujung-ujungnya tetap pakai modem dari Passpod.id.

Day 7 – 16 April 2018

Selama seharian ini, itinerary gue hanya Universal Studio Japan. Kira-kira masih perlu nggak pemakaian internet? Tetap perlu donk! Gue nggak tahu di mana tempat shalat di USJ. Mau nggak mau gue googling dulu dan Alhamdulillah dapat informasinya. Fyi, nggak semua orang Jepang mengerti dan fasih berbicara bahasa Inggris. Jadi google translate pasti bakal berguna.
sewa modem murah ke luar negeri
Lokasi: Universal Studio Japan

Selama di USJ, gue juga membagikan kebahagiaan gue begitu pertama kali masuk ke dunia sihir Harry Potter melalui video instastory di instagram. Jadi video yang gue bagikan memang betulan ‘fresh’, kalaupun ada late post video, bukan karena sinyalnya yang jelek. Tapi gue nya saja yang panic mau upload yang mana dulu, saking banyaknya.
Nah, berhubung malam harinya gue mau langsung lanjut ke Toyama, jadi demi menghemat baterai, gue sengaja mematikan WiFi jika memang sedang nggak digunakan.

Day 8 – 17 April 2018

Kalau kalian sudah baca tulisan gue tentang Tateyama Kurobe Alpine Route, pasti tahu donk bagaimana kondisi di sana. Gue dikelilingi pegunungan Alpine yang menjulang tinggi. Tapi tetap bisa update video selama di sana. Ya berkat sinyal kencang donk ah!
paket inetrnet murah di jepang
Lokasi: Kurobe Dam, Tateyama.

Sebenarnya selama di Jepang, gue sangat menantikan banget sampai di Tateyama hanya untuk menguji seberapa kuat sinyal WiFi, dan terbukti nggak ada masalah apapun. Kece!

Day 9 – 18 April 2018

Setelah dari Tateyama, gue kembali harus naik bus malam menuju Tokyo. Nah, salahnya gue adalah lupa charger modem dan power banknya malah gue pakai untuk charge baterai handphone. Alhasil, pemakaian WiFi hanya berlangsung sampai sore saja. Untungnya, sore itu sudah bisa check in di hostel dan meskipun di hostel juga disediakan WiFi gratis,, tapi gue tetap memilih menggunakan WiFi Passpod.id. Karena jaringan WiFi yang disediakan hotel malah kurang lancar.

Malam harinya, begitu modem sudah diisi baterainya, gue memberanikan diri jalan-jalan sendirian. Soalnya teman-teman gue yang lain sudah pada kecapekan, sampai pada lupa makan. Sementara perut gue sudah meronta-ronta minta diisi makanan. Akhirnya gue jalan sendiri ke daerah Akibahara. Gue merasa terselamatkan dengan membawa WiFi Passpod.id, karena membantu banget di saat gue nyasar nyari ramen halal di sana. Kondisi sudah malam dan jarang ketemu orang yang mengerti bahasa Inggris pula.


Day 10 – 19 April 2018

Di hari ke-10 ini, gue pergi ke Hitachi Seaside Park. Jaraknya sekitar 122 km dari Tokyo. Daerahnya cukup sepi, seperti pedesaan gitu.
pengalaman sewa wifi mruah ke jepang
Lokasi: Hitachi Seaside Park, Ibaraki.


Selama berada di Hitachi Seaside Park, gue upload banyak instastories. Maklum, tamannya cantik banget, jadi gue kelewat excited buat share kegirangan gue selama di sana.

Day 11 – 20 April 2018

Di hari terakhir ini gue udah nggak ke mana-mana lagi. Begitu check-out langsung menuju bandara. Nah, pas ke bandara ini gue berangkat sendiri. Karena teman-teman gue kelamaan dan gue nggak sabaran, jadi gue duluan. Mau beli oleh-oleh dulu soalnya di bandara.

paket internet unlimited di jepang

Berhubung cuma sendiri dan belum tahu bakal naik apa. Akhirnya gue googling informasinya sambil jalan menuju stasiun kereta. Kecepatan loading berkat sinyal yang baik jadi membantu gue banget pagi itu. Begitu tiba di stasiun sudah tahu harus naik kereta jurusan apa dan ongkosnya berapa. 
 
Setelah 11 hari travelling ke Jepang, total kuota internet yang terpakai sekitar 11 gb. Banyak juga, ya. :D


Conclusion

Overall, gue sangat puas dengan pemakaian modem dari Passpod.id. Kalau boleh dibilang memang gue nggak menemukan kendala sama sekali. Ini bukan review pereus, lho. Memang beneran sebagus itu yang gue alami selama 11 hari di Jepang. Teman sekantor gue pun akhirnya latah sewa WiFi di Passpod.id untuk trip ke Hongkong dan terbukti dia juga nggak menyesal sama sekali.

Kalau dihitung total pemakaian kuota yang habis yaitu sekitar 11 Gb selama 11 hari di Jepang, berarti rata-rata pemakaian dalam sehari itu kurang lebih 1 Gb. Lumayan banyak juga ya, kalau normalnya gue sih 1Gb bisa habis 3-5 hari. Tapi gimana nggak sebanyak itu, kan pemakaiannya gue share dengan tiga orang teman lagi. Plus, gue banyak buka instagram dan youtube tiap kali gue lagi nyantai. Tahu sendiri kan bagaimana borosnya kuota begitu buka dua aplikasi tersebut. Yang gue salut adalah koneksinya nggak mengalami penurunan kecepatan meskipun pemakaian gue dan teman-teman cukup boros.

sewa wifi murah ke luar negeri

Itu juga salah satu yang gue suka dari menyewa modem di Passpod.id. Kuota internetnya unlimited! Gue masih ingat banget ketika travelling ke Singapore- Malaysia pada September 2017, gue juga sewa WiFi di lain tempat. Begitu pemakaian mencapai batas 500Mb dalam sehari, langsung lemot parah. Padahal harganya 11-12 dengan yang Passpod.id tawarkan.

Selain fast speed, modemnya mampu menangkap sinyal meskipun berada di tengah-tengah pegunungan dan pedesaan di Jepang. Kece! Pelayanannya pun juara! Ramah banget dan responnya cepat. Daya tahan baterainya lama alias awet, mampu bertahan hingga 12 jam pemakaian non-stop. Kalau pun kehabisan baterai masih ada power bank. Ukuran perangkat modemnya travel friendly banget, bisa diselipin di tas.

Recommended?? OF COURSE!

Bakal sewa lagi nggak? Iya donk! I'm definitely one of their satisfied customer. See you on next trip, Passpod.id! :)


Passpod - Your Travel Partner

Address:
Jl. K.H.Hasyim Ashari.
Ruko Roxy Mas Blok C 2 No.37,
Jakarta Pusat 10150

Phone: 62-21-63850731
Whatsapp: +62 888 1 171819
Line: @passpod
Twitter:@passpodID
Instagram: passpod.id
Facebook: passpodID
Website: www.passpod.id



FOLLOW ME HERE
  TWITTER || INSTAGRAM || GOOGLE
email: miss_nidy@yahoo.com

25 Comments

  1. Dua tahun pertama backpacker-an, gue nggak pernah beli SIM card lokal, atau beli paket roaming, atau sewa modem kayak PassPod. Jadi seluruh persiapan gue tuntaskan sebelum tiba di negara tujuan, termasuk nge-print tiket. Oktober 2015 saat trip Indocina, untuk pertama kalinya gue beli SIM card lokal buat ngontak host-host gue di sana. Trip-trip berikutnya, gue sadar gue butuh internet selama traveling ke luar negeri. Utamanya buat:

    1. Google Maps
    2. Cari rekomendasi tempat makan di Foursquare
    3. Nunjukkin gambar tempat yang mau dikunjungi ke warga lokal

    Gue sih nggak terlalu butuh chatting dan update medsos selama traveling ya, malah pengen lebih menyelami perjalanan aja hehe.
    Praktis ya PassPod, udah dapet jaminan "modem" sejak dari Indonesia. Tapi dibandingkan sewa modem di Jepang, gimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang lo sebutin betul semua kok. Gue juga dulu gitu sok2an gak mau beli sim card lokal atau sewa WiFi in the name of penghematan. Tapi berakhir nyasar, kena scam orang lokal, macam2 lah. Makanya sejak saat itu gue bela-belain harus ada koneksi internet kalo ke luar negeri deh.

      Kalo dari segi harga, sewa WiFi di Jepang langsung gue kurang tahu berapanya. Tapi dari segi kepraktisan, better sewa langsung dari Indonesia. Sudah diantar ke rumah/kantor tanpa biaya tambahan pula. Gue soalnya pernah di Singapur sewa WiFi di bandara Changi. Pas mau balikin, waktu gue mepet banget hampir ketinggalan pesawat. Masih harus ngurus pengembalian pula, jadi gue kapok.

      Delete
  2. mantep juga ya, jadi bisa tetep update pas di Jepang dengan PassPod ini. soon deh kalo ke Jepang bisa nyobain. murah juga lagi kaaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. So far sih Passpod.id ini affordable banget apalagi dengan kelebihan yang gue rasakan sendiri. Ntar kalau ke luar negeri lagi bareng teman-teman cobain deh sewa WiFi di Passpod.id

      Delete
  3. waktu gue ke hongkong pun sewa dipaspod.id oma, jaringannya tokceeer banget, & batrenya awet. Jadi, seharian di luar pun aman tentram sentosa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, gak pake emosi ya cing nyari sinyal :D

      Delete
  4. Selama ini kalau keluar suka serem mau sewa wifi. Takut Mahal. Padahal ternyata harganya terjangkau kalau dibanding biaya internetan disono ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terjangkau kok kak, apalagi kalau share sama teman-teman.

      Delete
  5. Btw, baca artikel ini jadi inget pas tiba-tiba di jalan kuota internet pakai sim lokal habis. Matik gue gak tahu jalan pulang karena ngandelin google maps!

    Untungnya bisa pakai bahasa tarzan beli kuota di family mart. Dan kuota sim lokal buat tourist itu menurutku mahal, sekitar 200 ribuan per 500MB atau 1 GB gitu (aku lupa). Hiks hiks. Sepertinya kalo dibandingkan dengan modem wifi, mending pakai modem aja sih ya.. :D

    Makasi ya miss nidy udah share, berguna banget infonya!

    Cheers,
    Dee - heydeerahma.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, aku pun pernah tiba-tiba habis paket internetnya pas sewa WiFi di tempat lain. Itu kecewa banget karena kuotanya literally cuma dipake buat buka google maps dan chatting aja masa udah abis. Selama sewa di Passpod.id Alhamdulillah gak ada kejadian kayak gitu sama sekali.

      Makasih juga kaka udah mampir! :)

      Delete
  6. Tadi saya berpikir mengapa tidak beli sim card baru saja ya, ketimbang bawa-bawa modem. Eh terus kepikiran, kalau perginya berombongan atau satu keluarga, tentunya sewa wifi jauh lebih murah ya. Terus kecepatan internetnya juga lebih moncer

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kalau perginya ramean jauh lebih hemat sewa WiFi mbak. Kalau satu orang beli SIM Card, malah jadinya mahal.

      Delete
  7. Nah enaknya menggunakan wifi portable ini, tak usah takut kehabisa paket data ya. Sudah begitu juga bisa share dengan teman-teman atau keluarga

    ReplyDelete
  8. This is highly recommended indeed! Super practical buat kita yang traveling lama dan perlu internet selalu. Aku sih so far banyak dicover oleh jaringan internasional dari kantor tapi mau coba passpod id aaah next time

    ReplyDelete
  9. emang internet butuh banget tuh kalo lg ngetrip.. buat maps terutama..
    Kalo rame2 gtu nyewa modem jdnya murah ya.. tapi kalo sendirian mending beli sim card lokal aja kali ya.. hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya, harus disesuaikan dulu dengan kebutuhannya

      Delete
  10. widiih...baru tau ada yang beginian. Disana jangkauan sinyalnya bagaimana ya? Kalo dibawa travel ke mana aja tetep lancar?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lancar jaya, rosalina, lorena, deddy jaya..
      Nggak ada kendala sinyal sama sekali kok. Recommended!

      Delete
  11. Akses internet memang luar biasa penting ya Kak. Ulasan ini menambah panjang list review positif Passpod.id ya. Mantap, Kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mas, penting banget. Makasih banyak 😁

      Delete
  12. Aghhhh makin mantap mau pake ini aja pas ntr traveling :p. Sbnrnya sih, kalo sedang jalan ama suami, aku ga pernah mau sewa wifi atopun beli simcard mba. Kita lbh suka ngandelin wifi hotel, dan get lost aja kalo keluar hahaha :p. Seru soalnya. Masalah update lupakan dulu sampe ke hotel lagi. Apalagi suamiku bisa diandelin banget kalo cari arah walopun dia blm pernah ksana. Feelingnya bagus.

    Tapiiii january besok aku jalannya ama temen2 yg rata2 sama oonnya dlm hal mencari jalan wkwkwkwk. So, kita butuh modem drpd muter2 ga jelas ngebuang waktu :p. Tx infonya yaaa.. Tdnya udh mikir apa pake modem ato beli simcard :D. Tp kyknya modem aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya kalau bareng teman-teman ini enak banget sih mbak. Memudahkan banget, apalagi buat di negara yang tulisannya bukan tulisan latin.

      Delete
  13. Selama pemakaian di Jepang selalu lancar ya? Tanpa ada kehilangan sinyal/ngga dapet koneksi sampe kudu menghubungi cs-nya di Indonesia?

    ReplyDelete

Hai!!
Terima kasih telah membaca blog Nidyholic.
Feel free to leave a comment. Budayakan membaca, ya. Jika ada komen yang informasinya sudah jelas tertulis di artikel dan menggunakan profile Anonymous, akan dianggap SPAM.
Have a good day!