Membelah Tembok Salju di Tateyama Kurobe Alpine Route [Japan - Spring Trip]

tetayama kurobe alpine route

Siapa yang punya impian main salju? Rasanya banyak sekali orang Indonesia yang punya keinginan serupa. Maklum Indonesia cuma punya musim hujan, musim kemarau, musim durian, dan musim pelakor. Sehingga nggak heran jika memang banyak yang punya mimpi travelling ke tempat bersalju.


Setelah membeli tiket PP ke Jepang, gue dan travelmate langsung mengumpulkan daftar tempat yang sekiranya ingin kami kunjungi dan memang banyak direkomendasikan orang.

Tiba-tiba @yuniikrima melontarkan ide ingin melihat salju. Awalnya gue nggak langsung mengiyakan, karena tiket yang sudah kami beli itu pas musim semi, di mana salju sudah mencair. Tapi gue langsung teringat salah satu artikel yang gue temukan di Pinterest. Kalau ke Jepang pada musim semi pun masih bisa melihat salju, bahkan tembok salju dengan ketinggian 20 meter. Langsung saja gue cari tahu informasinya.

tetayama kurobe alpine route

Sebelum gue bahas bagaimana cara menuju ke sana dan ada apa saja di sana. Mari kita bahas dulu yuk, tentang apa sih sebenarnya Tateyama Kurobe Alpine Route itu?

Apa itu Tateyama Kurobe Alpine Route?

Jadi Tateyama Kurobe Alpine Route ini merupakan rute membelah Gunung Tateyama di jejeran pegunungan Alpine bagian utara Jepang. Rutenya mulai dari Toyama Prefecture hingga Nagano Prefecture. Di sepanjang rute ini kita akan naik beberapa jenis transportasi secara estafet.

guide to tetayama kurobe alpine route

Panjang rutenya kurang lebih 90 km. Kalau mau ke sana, gue sarankan harus menyediakan waktu seharian penuh. Karena sayang banget kalau terburu-buru. Gue jamin pemandangan yang ada di sana bisa buat kalian terpana.

Cara menuju ke Tateyama Kurobe Alpine Route

Ada banyak cara menuju Tateyama Kurobe Alpine Route. Kalian bisa memilih mau memulai dari Dentetsu Toyama atau dari Nagano Station. Saran gue, pilihlah titik awal dari Dentetsu Toyama. Karena rute ini adalah yang paling umum. Namun, kembali lagi sih bagaimana isi itinerary kalian. Tinggal disesuaikan saja lagi.
panduan rute ke tateyama
source: https://www.alpen-route.com/id/

Waktu itu gue berangkat dari Osaka, tepatnya di depan Universal Studio Japan dengan naik Willer Bus dan waktu keberangkatannya hanya ada di malam hari. Berangkat pukul 11 malam, sampai di Toyama Station pukul 4:25 a.m. 

dentetsu toyama

Namun, jika kalian punya JR Pass, tiket kereta menuju Toyama Station maupun Nagano station, sudah di-cover oleh JR Pass. Berhubung gue nggak beli JR Pass, jadi gue memilih naik bus malam. Sekalian hemat penginapan gitu deh.

Pokoknya dari mana pun titik awal kota keberangkatan kalian, pastikan cari destinasi Toyama Station atau Nagano Station. Misalkan berangkat dari Tokyo, berarti cari Tokyo (Shinjuku Station) – Toyama Station.

Full Route - Tateyama Kurobe Alpine Route

Nah, begitu sampai di Toyama Station, dari sini lah perjalanan Tateyama Kurobe Alpine Route dimulai.
panduan rute ke tateyama
Gambaran Tateyama Kurobe Alpine Route. Source: https://www.alpen-route.com/id/

1. Dentetsu Toyama - Tateyama Station  ( Naik Kereta Lokal by Toyam Chiho Railway)

Jarak dari Toyama Station dan Dentetsu Toyama cukup dekat. Bisa ditempuh dengan jalan kaki. Kalau kalian naik bus willer seperti gue, pilih exit 1 (south) .
from dentetsu toyama to tetayama station

Di Dentetsu Toyama nanti sudah ada petugas yang mengarahkan. Kalian cukup bilang "Tateyama Kurobe Alpine Route" saja, mereka pasti langsung memberi tahu ke mana kalian harus antri. 

toyama dentetsu - missnidy

Pagi itu, begitu gue tiba di Dentetsu Toyama, stasiunnya belum buka. Jadi gue harus menunggu sekitar setengah jam antri di luar stasiun secara teratur. Begitu pintu stasiun dibuka, langsung pada heboh deh tuh turis-turis dari Tiongkok, takut kehabisan spot.

from toyama to tateyama
Situasi di dalam kereta. Kalau nggak kebagian kursi, bakal berdiri sejam.

Setelah berdiri di dalam antrian, ada petugas yang menghampiri satu persatu dan menanyakan ke gue mau pilih jadwal keberangkatan kereta yang jam berapa. Gue pilih jadwal yang paling cepat saja, yaitu 5:25 a.m. Usahakan kalian tiba di Dentetsu Toyama sebelum pukul 10 a.m. Karena kalau lewat dari jam segitu, bakal kehabisan jadwal bus yang dari Ogizawa ke Nagano Station.

what to see in toyama
Pemandangan sepanjang perjalanan

Pemandangan sepanjang perjalanan ini unik banget. Entahlah apa gue sudah melewati kota tua atau bukan, karena kereta yang gue naiki ini sempat berhenti di beberapa stasiun yang bentuknya vintage banget. 


2. Tateyama Station - Bijodaira (Naik Cable Car by Tateyama Cable Car)

Begitu tiba di Tateyama Station, perjalanan akan dilanjutkan dengan cable car. Bentuknya seperti kereta, tapi menyerupai tangga. Karena rute yang ditempuh memang mendaki gunung.

cable car in tetayama kurobe alpine route

Lama perjalanannya nggak sampai setengah jam kok. Pilihlah posisi strategis, karena pemandangannya cukup unik. By the way, di cable car ini gue berdesakan banget karena nggak kebagian tempat duduk.


3. Bijodaira - Murodo (Naik Bus by Tateyama Highland Bus)

Setibanya di Bijodaira, gue sudah disambut dengan tumpukan salju. Dari Bijodaira ke Murodo ini, gue naik bus. Saran gue, pilih kursi paling depan. Karena begitu mendekati Murodo, pemandangannya bikin speechless.

from bijodaira to murodo by bus
view in murodo
View dari dalam bus

Waktu tempuh perjalanannya kurang lebih 50 menit. Jadi bisa dipakai untuk tidur, tapi ingat loh begitu mau sampai, jangan memejamkan mata sama sekali. Sayang kalau kelewatan melihat pemandangannya. Jangankan gue yang orang Indonesia, orang Jepangnya saja cengo lihat pemandangan yang ada di sana.

snow wall in tateyama kurobe alpine route

Di Murodo kalian bisa berhenti lama karena ada rest area yang cukup besar. Di sini lah snow wall berada. Di Bulan April, ketinggian tembok salju bisa mencapai 20 meter. Pagi itu para pengunjung nggak bisa langsung menikmati tembok salju, karena harus dibersihkan terlebih dahulu.

bermain salju di musim semi di jepang
bermain salju di musim semi di jepang
yuki no otani snow wall tateyama kurobe alpine route

Selain tembok salju, ada spot panorama juga. Gue nggak jalan sampai ujung, karena cuma pakai sneakers dan kondisi jalanannya cukup licin. Suhu di Murodo pagi itu sampai -2°C. Murodo ini merupakan titik tertinggi dari rangkaian Tateyama Kurobe Alpine Route. Jangan lupa kalian pakai heattech atau long john dan coat tebal. Pokoknya baju berlayer dan tebal, ya.


4. Murodo - Daikanbo (Tunnel Bus by Tateyama Tunnel Trolley Bus)

Rute kali ini adalah menembus gunung melalui terowongan dengan naik bus. Nggak ada pemandangan sama sekali, tapi lumayan seru juga sensasi menembus gunung begitu.

tunnel trolley bus in tateyama alpine route

5. Daikanbo - Kurobedaira (Kereta Gantung by Tateyama Ropeway)

Ini dia perjalanan paling menegangkan sekaligus seru banget! Daikanbo dan Kurobedaira dihubungkan dengan Tateyama Ropeway, semacam kereta gantung tanpa tiang penghubung di tengah perjalanan.
tateyama ropeway
tateyama ropeway
tateyama ropeway

Pas mau naik kereta gantung ini, usahakan berdiri di dekat jendela ya. Pemandangannya BAGUS BANGET!!! Sayangnya, waktu tempuh Tateyama Ropeway ini hanya tiga menit saja.

6. Kurobedaira - Kurobeko (Cable Car by Kurobe Cable Car)

Kalau nggak kebagian posisi strategis saat naik cable car dari Tateyama Station ke Bijodaira, di sinilah saatnya kalian balas dendam. Sebelum naik cable car, ada baiknya kalian naik dulu ke lantai dua yang ada di Kurobedaira. Di sana ada rooftop untuk melihat puncak gunung.

cable car tateyama kurobe alpine route

Meskipun rute ini hanya melewati terowongan saja, nggak seperti cable car sebelumnya. Tapi mendapatkan posisi kursi strategis adalah kunci. Lumayan dah bisa foto-foto di dalam cable car daripada nggak sama sekali. Waktu tempuhnya hanya lima menit saja.

cable car tateyama kurobe alpine route
Setelah turun dari cable car, gue masih harus jalan kaki melewati terowongan besar sampai ke Kurobe Dam. Kebayang nggak bagaimana mereka buat terowongan seperti ini di dalam gunung?


7. Kurebeko – Kurobe Dam (Jalan Kaki)

Begitu turun dari cable car, kalian harus jalan kaki melewati terowongan dan menyebrangi jembatan besar yang membelah bendungan menjadi dua sampai ke pos Kurobe Dam. Di bendungan ini, kalian bisa leha-leha di jembatan yang ada di bendungan atau naik ke puncaknya untuk melihat seluruhnya view bendungan.
kurobe dam tateyama
kurobe dam tateyama

Sayangnya, untuk naik ke pucak harus melewati ratusan anak tangga. Gue sih cukup leha-leha saja di jembatan. Sudah nggak sanggup lagi kakinya kalau harus mendaki.

kurobe dam tateyama

Sebelum masuk pemberhentian bus yang ada di pos Kurobe Dam, ada warung kecil dan mata air segar yang bisa kalian ambil untuk stok di botol air minum kalian.


8. Kurobe Dam - Ogizawa (Tunnel Bus by Kanden Tunnel Trolley Bus)

Terowongan yang menghubungkan Kurobe Dam dan Ogizawa cukup panjang. Karena nggak ada view lain selain terowongan, gue lebih memilih tidur saja. Lumayan deh waktu tempuh 16 menit bisa dipakai istirahat sebentar.

tunnel trolley bus
16 menit terasa lumayan lama karena nggak ada pemandangan sama sekali yang bisa kita lihat. Setibanya di Ogizawa, nggak ada lagi yang bisa dilakukan selain lanjut naik bus lagi menuju Nagano Station.


8. Ogizawa - Nagano Station (Express Bus by Alpico Bus)

Lama perjalanan dari Ogizawa ke Nagano Station lumayan lama. Gue sempat ketiduran beberapa kali, tapi begitu terbangun, Masya Allah bagus banget pemandangan yang dilewati bus. Pohon sakura masih banyak banget!

ogizawa - tateyama

Tiket terusan yang sudah dibeli hanya berlaku dari Dentetsu Toyama sampai Nagano Station. Dari Nagano Station ke kota selanjutnya bisa diteruskan dengan naik bus malam atau JR line.

nagano station bus stop



Tips

  • Toilet yang punya bidet hanya ada dari Daikanbo sampai Ogizawa. Gue sempat mules banget di Murodo, akhirnya 'masuk' lagi gara-gara pas lihat toiletnya nggak punya bidet. Pas sampai Daikanbo, ternyata toiletnya lebih sepi dan ada bidetnya. Langsung deh gue tinggalin jejak di Daikanbo.
  • Restaurant yang menyediakan menu khusus Muslim hanya ada di Murodo, tepatnya di tempat peristirahatannya. Lokasinya ada di lantai dua. Menu halalnya pun hanya ada satu, yaitu Malaysian Chicken Rice. Harganya ¥1,400 per porsi.
  • Di setiap pos pemberhentian ada tap water. Jadi nggak perlu beli air minum kemasan.
  • Pos yang punya banyak spot bagus untuk difoto yaitu Murodo (Snow Wall), Kurobedaira, dan Kurobedam.
  • Di Tateyama Kurobe Alpine Route, ada jasa baggage forwarding service. Jasa pengiriman koper ini bisa melayani dari Dentetsu Toyama sampai ke Nagano Station. Jadi misalkan kalian bingung karena harus bawa koper, bisa menggunakan jasa ini. Tinggal drop bagasi kalian di Dentetsu Toyama pada pagi hari, lalu sore atau malam hari bisa kalian ambil di Nagano Station. Untuk itu usahakan sampai di Dentetsu Toyama pada pagi hari. Informasinya bisa kalian cek di sini.
makanan halal di tateyama kurobe alpine route


Berapa Harga Tiketnya?

Menurut informasi yang gue dapatkan di website resmi Tateyama KurobeAlpine Route, kalau beli tiket terusan jauh lebih hemat daripada beli tiket ketengan di tiap post. Namun, untuk lebih jelasnya coba cek ke website ini. Karena tiap tahun itu tanggal pembukaannya akan selalu berbeda.

Untuk melewati rute full dari Dentetsu Toyama sampai ke Nagano station, setidaknya kalian harus berganti-ganti hingga delapan kali moda transportasi plus sekali jalan kaki. Jika datang saat peak season seperti bulan April hingga Mei, antrian untuk naik ke satu kendaraan saja bisa panjang banget. Makanya lebih enak kalau sudah beli tiket terusan. Jadi hanya dengan menunjukkan tiket ke petugas yang ada di tiap post, kalian sudah bisa naik kendaraan selanjutnya.

harga tiket taeyama kurobe alpine route

Tiket terusannya disebut Tateyama Kurobe Option Ticket. Jadi kalau mau beli tiket ke sana, tinggal sebut begitu saja. Harganya pun hanya ¥ 9,000 dan sudah mencakup rute dari Dentetsu Toyama hingga Nagano Station. Sementara kalau beli tiket ketengan jauh lebih mahal. Dari Toyama Dentetsu sampai Ogizawa itu harganya ¥ 9,490 ditambah lagi harga tiket bus dari Ogizawa ke Nagano Station sebesar ¥ 2,600. Totalnya saja sudah ¥ 12,090. Kalau kalian beli Tateyama Kurobe Option Ticket, kalian bisa menghemat sekitar ¥ 3,090.

Begitu sampai di Dentetsu Toyama, petugas akan memberikan tiket tambahan yang ada barcodenya. Tiket itu hanya meng-cover rute Dentetsu Toyama sampai Ogizawa. Begitu tiba di Ogizawa, tunjukkan lagi tiket yang berwarna biru.

Dimana Beli Tiketnya?

Tiket terusannya maksimal dibeli satu hari sebelum keberangkatan ke Toyama dan hanya bisa dilakukan untuk satu full route, nggak berlaku untuk half route. Lokasi penjualan tiketnya ada di beberapa stasiun besar, di antaranya:

Osaka & Kyoto Area (JR West Service Area)
  1. Kyoto Station: di JR Ticket Office
  2. Shin-Osaka Station: di JR Ticket Office
  3. Osaka Station: di JR Ticket Office
  4. Toyama Station: di JR Ticket Office
  5. Kanazawa Station: di JR Ticket Office

Narita Airport, Haneda Airport, dan Tokyo (JR East Service Area)
  1. Narita Airport Terminal 1: di JR East Travel Service Center & JR Ticket Office
  2. Narita Airport Terminal 2: di JR East Travel Service Center & JR Ticket Office
  3. Haneda International Airport: di JR East Travel Service Center (di lobby kedatangan, dekat monorail gate. Begitu keluar dari terminal kedatangan, ada di sebelah kanan)
  4. Shinjuku Station: di JR East Travel Service Center (New South Exit)
  5. Shibuya Station: di JR East Travel Service Center
  6. Ikebukuro Station: di JR East Travel Service Center
  7. Ueno Station: di JR East Travel Service Center
  8. Nagano Station: di Travel Service Center
bermain salju di tateyama kurobe alpine route

Kebetulan saat gue di Jepang, penjualan tiket terusan ini baru dimulai pada 13 April. Jadi gue memutuskan untuk beli di Osaka station pada tanggal 14 April. Gue takut kehabisan, karena nggak tahu apakah ada sistem kuota atau nggak. Sementara Tateyama Kurobe Alpine Route baru dibuka mulai 15 April 2018 hingga 30 November 2018. Gue ke sana tanggal 17 April 2018, jatuh pada Hari Selasa. Meskipun weekdays, tapi suasana tetap ramai dengan turis. Kebanyakan berasal dari China dan Jepang sendiri.

Yuki No Otani atau yang biasa disebut snow wall di Murodo hanya ada sampai Bulan Mei atau Juni. Setelah itu, pengunjung hanya bisa bermain salju tanpa mendapatkan view snow wall. Jika kalian tertarik untuk melihat snow wall, sebaiknya datang saat musim semi. Sementara saat winter, jalur di Tateyama Kurobe Alpine Route ini tutup karena dipenuhi oleh tumpukan salju dan nggak bisa dilewati kendaraan. 

Total waktu tempuh untuk melintasi Tateyama Kurobe Alpine Route mulai dari Dentetsu Toyama sampai Nagano Station adalah enam sampai tujuh jam. Ditambah masa berhenti di masing-masing pos, jadi kurang lebih 12 jam. Gue mulai dari Dentetsu Toyama pada pukul 5 a.m dan berakhir di Nagano Station pukul 6:25 p.m.

Perlu diingat, harap patuhi peraturan yang ada di sana. Misalnya, jangan berjalan di luar jalur yang sudah disediakan, ketika di sana ada turis yang melanggar dan langsung dimarahi oleh petugasnya. Jangan pula memotong antrian. Pas lagi antri bus di Ogizawa, ada rombongan keluarga berasal dari Indonesia juga, tiba-tiba motong antrian. Tahu nggak apa yang terjadi? Diteriaki ramai-ramai sama para pengunjung yang sudah lama antri. Malu donk pastinya. Gue pun sebagai sesama orang Indonesia jadi ikutan malu.

Jadi di mana pun kalian sedang berada, harap patuhi dan hormati peraturan yang berlaku. Buang sampah pada tempatnya. Biar nggak memalukan dan menjelekkan nama negara. Semoga tulisan ini bisa membantu kalian yang memang tertarik untuk ke Tateyama Kurobe Alpine Route. Jika ada pertanyaan, silakan tinggalkan di kolom komentar. Selamat berlibur!

free guide to tateyama kurobe alpine route




FOLLOW ME HERE
  TWITTER || INSTAGRAM || GOOGLE
email: miss_nidy@yahoo.com

23 Comments

  1. Masya allah bagus banget ukhti pemandangannya, Ditunggu cerita selanjutnya yaaa ^_^

    ReplyDelete
  2. Pemandangan Sepanjang perjalanan sangat MAHAL sekali kak, Bagus banget. Story nya Okee punyaa..
    ..

    ReplyDelete
  3. Jadi ceritanya ke Tateyama Kurobe Alpine Route malah sebuah destinasi yang tak disengaja ya? Pass musim semi :) Ootd-nya pass banget pulak :p
    Temenmu kaya aku miss, ke mana-mana bawa botol tupperwa*re wkwk kan biar nggak nambah sampah botol plastik. Aku ngebayangin dinginnya mata air segarnya buat diminum di situu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tak disengaja yang akhirnya disengaja karena memang bagusssss
      Aku emang selalu menganjurkan teman-teman wajib bawa botol minum kalau ke luar negeri, mbak. Sebab mahal banget sebotol air mineral yang kecil kayak kita beli air galon aqua di sini T.T

      Delete
  4. Ditunggu postingan blog selanjutnya kaaak

    ReplyDelete
  5. KECEH BADAI AS ALWAYS!!

    Informatif inspiratif :) kak Nidy goes to sista insta-super kece lah xD

    Selalunya kalau punya teman luar negeri yang tinggal di negara empat musim, ya pasti ngobrolin betapa aku pingin banget sentuh salju! Wkwkwkw.

    Dan yang paling ditunggu nanti nih, itinerary nya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setelah tahun lalu kita gagal menang lomba ke Jepang. Nid... Akhirnya bisa balas dendam tahun ini meskipun bukan karena menang lomba :D

      Siap, nanti pasti diposting kok itinerary detailnya plus rincian budgetnya.

      Delete
  6. Hallo Miss,

    Thanks bgt info nya sgt membantu utk trip aku yg bentar lg mau ke Jepun. insya Allah. Mau nanya nih Bu Guru hehe..

    Rencana mau visit tateyama alphine route ini dari tokyo.Aku rencana beli JR PASS. kira2 sebaiknya aku perginya malem atau shubuh ya berhubung naik shinkasen Lebih cepat jarak tempuhnya drpd naik willer bus. Trus aku turun nya di toyama station atau di nagano station ya??
    Apakah rute wisata di tateyama ini bisa berlaku round trip (Start dr tokyo station to nagano station ke dentetsu toyama) berhubung aku setelah dr tateyama mau melanjutkan perjalanan ke kyoto.
    next,JR PASS tdk bisa cover sebagian tiket transport masuk dr dentetsu toyama menuju nagano station atau sebaliknya (roundtrip)?
    Aku menantikan judul Hitachi Seaside Park. Please minggu ini moga2 aku bisa baca petunjuk nya.

    Thanks bgt atas jawabanmu ya shaay, kiss.
    warm regards,

    Azu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku jawab satu-satu ya yang setahu aku.
      - Kalau berangkat dari Tokyo, pilih jam keberangkatan subuh aja, kalau nggak salah cuma 2 jam perjalanan kalau naik Shinkansen. Biar sampai di Toyama Station masih pagi banget.
      - Nah, kalau rute kamu Tokyo - Tateyama Kurobe Alpine Route - Kyoto, sebaiknya pilih Nagano Station sebagai titik pertama kamu menjelajahi Tateyama Kurobe Alpine Route ini. Karena kalau ke Kyoto, lebih dekat kalau dari Toyama Station. Tapi kalau punya JR Pass sebenarnya dari mana saja, mau dari Toyama or Nagano station, nggak masalah sih.
      - Nggak bisa round trip. Tiketnya hanya berlaku one way. Antara dari Dentetsu Toyama ke Nagano Station atau sebaliknya. Jadi pilih salah satu, mau: Tokyo - Toyama Station (Toyama station itu stasiun khusus JR, kalau Dentetsu Toyama stasiun khusus kereta lokal. Lokasinya cuma bersebelahan kok) - Nagano station. Atau Tokyo - Nagano Station - Toyama Station.
      - Yes, JR Pass hanya cover rute Tokyo - Nagano station atau Tokyo - Toyama Station. Selebihnya, dari Toyama station jalan kaki ke Dentetsu Toyama, lalu perjalanan dari Dentetsu Toyama sampai ke Nagano Station harus beli tiket terusan itu.

      Hitachi Seaside Park Inshaa Allah menyusul deh setelah ini ya. :)

      Delete
    2. Maaciih bgt sayangku. Semoga amal ibadah mu sebanyak ketikan yg telah dikau tuliskan disini utk para pembaca*lebaaayyyakuu

      Can't wait to read other stories..

      Thank you berlebiihan. Kiss..

      Delete
  7. HADOOOOH PENGEN BANGET KE JEPANG ABIS BACA INI *ga nyante*
    udah kek ngidam sampean:"

    ReplyDelete
  8. Jadi ini memang obyek wisata yang dinikmati dengan "perjalanan" ya, kak. Aku tadi sempet bingung, jadi titik mana yang jadi "destinasi" di cerita ini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sesuai namanya 'Route'. Jadi yang dinikmati itu ya rute perjalanan dari Dentetsu Toyama sampai Nagano Station. Begitchyuuu

      Delete
  9. aku pas ke sini saltum, kukira salju di spring tydac dingin...tapi kusalah namanya salju ya dingin lah Dit, sedingin kata-kata mantan waktu mutusin huft!

    btw kak request postingan itinerary dan budget donk buat yang mau ke Jepang tapi gak beli JR Pass

    salam sayang selalu <3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sesungguhnya aku pun sempat underestimate sama cuaca di sana. Pakai celana cuma satu lapis, lupa pakai long john. Padahal atasan juga udah empat layer, masih berasa dingin banget pas pagi.

      Siap kaaaak, nanti aku share ya.

      Salam sayang selalu juga :* :)))

      Delete
  10. Seperti biasa,informatif sekali nidy...
    Ditunggu itinerary lengkapnya ya..

    Sukses selalu..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasihhhh...
      Siap! Nanti pasti dishare kok. Ditunggu ya!

      Delete
  11. Seperti biasa,informatif sekali nidy..
    Ditunggu itinerary detailnya ya..

    Sukses selalu :)

    ReplyDelete
  12. foto-fotonyaaaaaaaaaaa!!! duh salju masuk ke dalam bucket list aku, ditambah lagi Jepang, tambah-tambah mupeng lah aku :') doakan aku bisa segera menyusul mba! wkwk keren dan sangat informatif, nanti kalau mau ke sini bisa jadi panduan ku.

    ReplyDelete

Hai!!
Terima kasih telah membaca blog Nidyholic.
Feel free to leave a comment. Budayakan membaca, ya. Jika ada komen yang informasinya sudah jelas tertulis di artikel dan menggunakan profile Anonymous, akan dianggap SPAM.
Have a good day!