[Review] Sewa Kimono di Kyoto Kimono Rental Wargo Jepang

10:08 PM

review kyoto kimono rental wargo

"Kalau ke Kyoto, wajib sewa kimono!". Begitulah kata salah seorang teman gue meyakinkan. Dari usahanya sewaktu meyakinkan gue, sudah terbayang bagaimana rasanya berjalan-jalan dengan keindahan kota tua Kyoto sambil memakai kimono.

Beberapa tahun lalu gue pernah nonton salah satu film yang berjudul Memoirs of Geisha. Mungkin di antara kalian juga ada yang sudah menonton film itu. Masih ingat nggak betapa cantiknya para Geisha yang sedang berjalan di antara jejeran rumah-rumah tradisional yang ada di film tersebut?

Bagi gue, yang memang menyukai hal-hal berbau vintage, Kyoto punya daya magis tersendiri. Kuno tapi cantik. Original, karena nggak ada pengaruh unsur dari negara-negara lain. Berbeda dengan kota-kota tua yang sudah pernah gue kunjungi sebelumnya.

Ketika merencanakan untuk menyelipkan Kyoto di itinerary Jepang kali ini, gue sudah mantab untuk mencari tempat rental kimono di Kyoto. Ada juga yang menyarankan untuk beli kimono saja biar bisa dipakai di lain kesempatan. Hanya saja, pertimbangan gue adalah harga beli lebih mahal dibandingkan harga sewa, makan space di koper, dan memakai kimono itu nggak semudah yang dibayangkan.

review kyoto kimono rental wargo

Setelah survei sana-sini, akhirnya gue mantab memilih @kyotokimonorental.wargo. Setelah diskusi dengan teman-teman gue yang juga ikut pada trip kali ini, gue  langsung melakukan reservasi secara online di websitenya.

sakura in maruyama park
hanami under sakura tree by wearing kimono
hanami under sakura


Kenapa Kyoto Kimono Rental Wargo?

Buat gue, yang lumayan picky, Kyoto Kimono Rental Wargo sudah memenuhi kriteria dan apa yang gue inginkan, diantaranya:
  1. Tersedia pilihan Bahasa Indonesia di laman websitenya
  2. Harga bersahabat
  3. Muslim Friendly
  4. Reviewnya positif
  5. Lokasi berada di pusat distrik Gion


Lokasi

Cabangnya Kyoto Kimono Rental Wargo ada banyak, bok! Di Kyoto saja ada 11 cabang, yaitu di Kyoto Station, Gion Shijo, Arashiyama, Arashiyama Togetsukyo, Kiyomizuzaka, Kyoto Tower Formal, Petit Kyoto Station, Petit Gion Shijo, Ninenzaka, Kinkakuji, dan Shinkyogohku. Selain di Kyoto, ada juga cabangnya di Tokyo, Kanazawa, dan Osaka.

gion shijo exit 9 kyoto
lokasi kyoto kimono rental wargo

Berdasarkan pengalaman gue selama di Jepang, memang paling seru kimono-an di Kyoto. Karena bakal terasa beda banget atmosphere-nya dibandingkan tempat-tempat lain. Di Tokyo, gue pun melihat banyak orang yang sewa kimono di sekitar Sensoji Temple, tapi kondisi daerahnya terlalu dipadati oleh turis dan kurang terasa budaya kental khas Jepang.

KYOTO KIMONO RENTAL WARGO

Toko yang gue pilih adalah Petit Gion Shijo. Lokasinya hanya berjarak kurang lebih 100 meter dari Gion Shijo Station exit 9. Begitu keluar dari exit 9, langsung belok ke kanan. Langsung ketemu pertigaan jalan, belok ke kiri. Tokonya berada di dalam satu bangunan dengan Family Mart. Ada pintu kecil di pojok kanan, naik ke atas. Tokonya ada di lantai dua. Mudah banget kok nyarinya.


Cara Menyewa Kimono

Jika ingin menyewa kimono, sebaiknya melakukan reservasi terlebih dahulu. Karena mereka punya kuota atau batasan melayani customer dalam sehari. Sayang kan kalau sudah sampai sana malah kehabisan kuota. Apalagi jika datang saat musim semi dan musim gugur. Kedua musim tersebut merupakan peak season di Jepang. Kunjungan turis yang datang ke Kyoto pun meningkat. Jadi, reservasi terlebih dulu saja daripada nggak jadi pakai kimono hanya karena sudah kehabisan. Untuk booking, bisa langsung reservasi di websitenya.

sewa kimono di kyoto kimono rental wargo

Pilih Toko, Tanggal, dan Jam

Kalian harus menentukan tanggal dan jam yang diinginkan. Awalnya gue menginginkan jam kedatangan pada pukul 10 a.m, tapi ternyata pada jam tersebut kuotanya sudah full. Akhirnya gue memilih di jam yang lain, yaitu pukul 1 p.m. Sst, biasanya semakin sore pilih waktu kedatangan, maka harganya semakin murah. :p

sewa kimono di kyoto kimono rental wargo
Pertama, pilih toko yang akan kalian datangi
cara sewa kimono di kyoto kimono rental wargo
Harga yang ditampilkan adalah harga total untuk 4 orang

sewa kimono di kyoto kimono rental wargo
Sisa kuota di jam-jam yang masih tersedia ditunjukkan saat proses pemilihan tanggal kedatangan

Pilih Paket yang Diinginkan

Harga kimono yang ditawarkan tergantung jenis paket kimono yang kita pilih. Kali ini gue pilih standard kimono plan seharga 2,900 JPY.Harge tersebut sudah termasuk biaya jasa pemakaian kimono, satu set kimono lengkap dengan tas dan sandal khas Jepang, serta hair stylist.

Kalau mau terlihat lebih mewah lagi, Kyoto Kimono Rental Wargo juga menyediakan penyewaan kimono high-end, lho.

sewa kimono di kyoto kimono rental wargo

sewa kimono di kyoto kimono rental wargo

Pilih Option Tambahan

Kyoto Kimono Rental Wargo juga menyediakan option tambahan seperti upgrade hair do, payung ala Maiko, hingga penitipan barang. Jadi misalkan kalian baru banget tiba di Kyoto dan nggak sabar mau langsung pakai kimono, bisa ke Kyoto Kimono Rental Wargo. Daripada titip koper di stasiun yang belum tentu ketersediaannya terjamin, lebih baik titip di Kyoto Kimono Rental Wargo saja sekalian.
biaya sewa kimono di kyoto kimono rental wargo


biaya sewa kimono di kyoto kimono rental wargo

Pembayaran

Pembayaran bisa dilakukan saat reservasi online ataupun langsung di tokonya. Kalau mau lebih hemat sih sebaiknya melakukan pembayaran secara online saja. Jadi begitu sampai di tokonya nggak perlu repot lagi bayar ini itu.


Datang ke Toko

Jika sudah dapat email konfirmasi reservasi, tinggal datang ke toko yang sudah kalian pilih. Lalu tunjukkan email konfirmasi tersebut kepada staf yang ada di toko. Gue memilih toko Petit Gion Shijo, karena lokasinya sangat dekat dengan Gion-Shijo Station. Tokonya memang nggak seluas toko lain yang juga ada di distrik Gion, namun gue lebih suka karena lokasinya yang dekat dengan stasiun kereta.


Memilih Kimono

Biasanya, sebelum dipakaikan kimono oleh staf dari Wargo, mereka menyuruh customer untuk buang air kecil dulu. Karena bakalan repot nanti untuk buang air kecil jika sudah rapi memakai kimono. Sama seperti orang yang sudah rapi memakai kebaya lah perandaiannya.

pengalaman sewa kimono di kyoto
PENGALAMAN SEWA KIMONO DI KYOTO

Setelah itu, stafnya langsung memperlihatkan kepada gue dan teman-teman pilihan kimono yang dapat kami pilih. Pilihan model kimono sangat variatif dan range sizenya juga banyak. Gue yang memiliki tubuh besar pun ada lho ukurannya di sini. Ada yang pernah melihat instastory gue Bulan Maret lalu saat gue mencoba yukata gratis di salah satu mall di Jakarta? Terlihat jelas yukata yang gue kenakan itu nggak muat di tubuh gue. Cyedih. Untungnya di Wargo ini tersedia ukuran yang pas dengan tubuh gue.

Pilihan warna dan motifnya pun sangat beragam. Ulfa sampai kebingungan saat memilih motif kimono yang akan dia kenakan. Melihat Ulfa yang lagi galau, salah seorang stafnya dengan baik hati membantu memilihkan warna yang cocok dengan tone kulitnya dan motif yang sesuai dengan musim semi. Kalau musim semi, motif kimono yang paling diminati itu adalah yang berwarna pastel dengan motif bunga. Akhirnya Ulfa mantap memilih kimono yang dipilihkan oleh staf Wargo.

sewa kimono murah di jepang
sewa kimono murah di jepang

Gue memilih kimono berwarna peach dengan motif bunga-bunga kecil. Saran dari gue, jika kalian memiliki tubuh yang besar seperti gue, sebaiknya hindari motif yang gambarnya besar. Karena akan membuat tubuh jadi kelihatan semakin besar. Nah, kalau kimono yang dipilih Ulfa memang memiliki motif bunga yang besar. Itu nggak masalah, karena tubuh dia juga nggak besar. Jadi aman.

sewa kimono murah di jepang
tempat sewa kimono di jepang

Ismi memilih kimono berwarna putih dengan motif polkadot dan bunga sakura. Sementara Rima yang memang suka banget sama warna hitam, akhirnya menemukan kimono yang sesuai dengan keinginannya. Meskipun bukan warna pastel, menurut gue kimono yang dipilih Rima juga cantik.


Pemakaian Kimono

Begitu selesai memilih kimono yang kami inginkan, gue dan teman-teman bergantian dipakaikan kimononya oleh staf Wargo. Kloter pertama, gue dan Rima masuk ke ruangan yang sama. Ruang gantinya cukup luas dengan cermin besar.

Sebelum dipakaikan kimono, masing-masing dari kami diberikan tas besar untuk menyimpan barang bawaan dan pakaian yang kami kenakan sebelumnya. Lalu diberikan juga tabi (kaos kaki) dan hadajuban (dalaman kimono) untuk kami kenakan sendiri sambil menunggu staf mengambil peralatan lain yang akan kami kenakan.

kimono experience in japan

Setelah itu, let them do the rest. Gue hanya diam berdiri hingga kimono selesai dikenakan. Kurang lebih ada empat layer dipakaikan ke gue saat itu. Kebayang nggak repotnya seperti apa kalau pakai kimono sendiri? Saat proses pemakaian kimono, sebaiknya rambut diikat terlebih dahulu,ya.

Nah, ketiga orang teman gue ini kan memang berhijab. Jadi mereka nggak mau menanggalkan dalaman manset yang sudah mereka kenakan. Kalau sudah begitu, jika mereka nggak mau mengenakan hadajuban lagi juga nggak masalah. Hanya saja gue mengingatkan agar manset dalamannya itu nggak lebih panjang dari kimononya. Supaya nggak balapan dan nggak merusak estetika dari kimono itu sendiri.


Hair Do

Kimono telah selesai dikenakan, selanjutnya adalah hair do. Jika kalian memilih paket standar kimono plan, sebenarnya biayanya sudah termasuk gratis hair set. Hanya saja model hair set nya terlalu simple menurut gue. Jadi untuk hair do ini gue upgrade ke standard hair set. Nanti akan dikenakan biaya tambahan sebesar 900 JPY.



Model tatanan rambutnya lucu-lucu banget. Tadinya malah gue mau mencoba langsung pilihan premium hair set yang modelnya lebih sophisticated. Tapi gue mengurungkan niat, karena takut nggak cocok dengan bentuk wajah. Mungkin di lain kesempatan kalau balik lagi ke Jepang, akan mencoba model hair set yang lain.

kimono hair do
rental kimono in kyoto

Pengerjaan rambutnya lumayan cepat. Kelihatan banget bahwa stafnya memang sudah ahli dalam hal menata rambut customer. Sementara itu, teman-teman gue yang berhijab nggak menggunakan jasa ini. Ya iyalah ya, apanya lagi yang mau disanggul. :D

rental kimono in kyoto

Setelah hair do selesai, gue dipersilakan memilih kanzashi (hiasan rambut) yang sudah termasuk ke dalam paket hair set.


Memilih Tas & Zaori (Alas Kaki)

Ini juga salah satu bagian yang gue suka. Pilihan tas di Kyoto Kimono Warga ada banyak banget! Kebetulan karena barang yang harus gue bawa lumayan banyak, seperti kamera, handphone, dan dompet, akhirnya gue memilih model tas yang simple dan berukuran besar. Teman-teman gue yang lain memilih tas yang lebih kecil dan modelnya manis banget.

pengalaman rental kimono di jepang


Pilihan zaori pun juga cukup beragam. Namun didominasi dengan warna pale pink dan ungu muda. Cantik deh pas sudah dipakai.

pengalaman rental kimono di jepang
sewa kimono di kyoto untuk hijaber
recommended rental kimono in kyoto
kimono in kyoto
kimono with hijab

Kalau sudah selesai didandani, you're good to go!


Pengembalian Kimono

Kimono yang sudah kami sewa, bisa digunakan selama seharian. Batas waktu pengembalian di toko Petite Gion adalah pukul 6:30 p.m. Sebagai catatan, nggak semua cabang mempunyai waktu pengembalian yang sama,ya. Jadi jangan lupa tanyakan terlebih dahulu ke stafnya tentang waktu pengembalian kimono. Karena kalau telat mengembalikan, ada biaya tambahan lagi.

kyoto kimono rental wargo
Kartu ini diberikan sebelum kita meninggalkan toko, nanti dikembalikan lagi saat mengembalikan kimono

Kami hanya punya waktu selama tiga jam sampai mengembalikan kimono ke tokonya lagi. Nah, jika menurut kalian masa peminjaman gue kurang lama, sebaiknya kalian pilih waktu peminjaman lebih pagi lagi. Supaya lebih puas keliling kota dengan mengenakan kimono.

****************

F.A.Q

Setelah gue mengunggah foto-foto selama menggunakan kimono di Kyoto, banyak sekali teman-teman yang bertanya mengenai penyewaan kimono ini. Untuk lebih mempermudah, yuk kita simak pertanyaan apa saja yang paling banyak ditanyakan.

wearing kimono in gion kyoto

Selama mengenakan kimono, terasa kepanasan nggak?

Nggak sama sekali. Udara di Jepang saat musim semi itu cenderung masih dingin untuk ukuran orang Indonesia. Pokoknya kalau kalian datang saat musim semi maupun gugur, masih aman deh kalau mau sewa kimono. Berbeda saat musim panas tiba, biasanya bukan kimono lagi yang dipakai, melainkan yukata. Layer yang digunakan saat menggunakan yukata lebih sedikit dibandingkan dengan kimono. Bahannya ringan dan lebih tipis, jadi memang diperuntukkan saat musim panas.

Kalau musim dingin, gimana?

Nah, gue kurang tahu juga sih kalau pakai kimono saat musim dingin bakal seperti apa. Tapi setahu gue, tiap penyewaan kimono seharusnya menyediakan juga peminjaman Haori (luaran yang digunakan untuk kimono saat musim dingin) dan fake fur.

Berapa biaya sewa kimono?

Harga sewa kimono di Kyoto Kimono Warga itu tergantung paket apa yang kalian ambil. Harga termurahnya dimulai dari 1,900 JPY (khusus pelajar). Sementara untuk paket yang gue ambil itu seharga 2,900 JPY atau sekitar 377,000 IDR (dikalikan dengan currency rate yang saat itu 1 JPY = 130 IDR). Cukup terjangkau dibandingkan dengan tempat penyewaan lainnya. Sewaktu ke Fushimi Inari, gue juga sempat memperhatikan toko-toko penyewaan kimono di sepanjang jalan yang mematok harga paling murah mulai dari 3,500 JPY. Sudah jelas kan, kenapa gue lebih memilih Kyoto Kimono Wargo.

Hijabnya disediakan juga nggak?

Nggak, shay. Kyoto Kimono Rental Wargo nggak menyediakan hijab, jadi kalian tetap harus bawa hijab masing-masing. Pilih warna hijab yang netral, agar mudah mix and match dengan warna kimononya nanti. Begitu juga dengan warna manset dalamannya.

Ada tempat shalatnya nggak?

Kyoto Kimono Rental Wargo nggak punya mushola, tapi kalau kalian mau numpang shalat, mereka akan menyediakan tempat khusus. Waktu itu salah satu teman gue hanya bilang, "Do you have any space for me to have pray?". Saat itu juga stafnya langsung mengerti dan menyediakan tempat di salah satu ruang ganti untuk kami pakai bergantian shalat. Untuk wudhu bisa menggunakan air di wastafel toilet yang ada di sana. Aman deh, daripada harus muter-muter cari mushola di luar lagi, kan.

Kalau kimononya dikembalikan keesokan hari, bisa?

Bisa, tapi ada tambahan biaya dan kalau bisa kalian sudah memberi tahu stafnya perihal ini jika memang sudah punya rencana seperti ini.

Sudah booking dan bayar secara online, misalkan kalau nanti sampai sana mau nambah aksesoris lain masih bisa nggak?

Bisa donk, kalian tinggal bilang saja ke stafnya. Kalau stoknya masih ada di toko tersebut, kalian bisa pinjam dan bayar langsung di tokonya.

Mukanya didandanin juga sama stafnya?

Nggak, kalau makeup sendiri saja. Jadi gue sudah makeup dari pagi hari. Untungnya saat spring suhu di Jepang bersahabat banget sama ketahanan makeup di wajah. Jadi paling tinggal touch up sedikit setelah pakai kimono.


wearing kimono in gion kyoto
HARGA SEWA KIMONO DI JEPANG


Kyoto Kimono Rental Wargo

Website: https://kyotokimono-rental.com/id/
Instagram: @kyotokimonorental.wargo
Facebook: kimonowargo
Twitter: @kimono_wargo
Telp: 075-600-2830






FOLLOW ME HERE
  TWITTER || INSTAGRAM || GOOGLE
email: miss_nidy@yahoo.com

You Might Also Like

8 komentar

  1. woww...
    asik bgt ya, cantik"
    semoga bisa ke sana juga secepatnya...
    di tunggu cerita selanjutnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi... makasih, Fitri!
      AMIN... Semoga bisa segera ke Jepang ya

      Delete
  2. kimononya lucu2 bangeeet kakaa, semoga bisa agak kurusan biar bisa pake kimono juga hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada ukuran besar kok, kak. Tapi kalau mau yang ukuran besar, sebaiknya hubungi mereka dulu sebelum sampai sana biar bisa disediakan stok pilihan motif yang banyak di size yang kita mau :D

      Delete
  3. kawaiii kawaaiii sekali pakai kimono. Salut sama fasilitas full service nya, jadi pengalaman pakai kimononya maksimal sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksimal banget kak. Ada jasa fotografinya juga, lho.

      Delete
  4. Aku gk sempet nyobain kimono shay.. Dari hari pertama di kyoto sampai hari terakhir di osaka hujan terus. Para wanita2 yg udh terlanjur kimonoan jg pd saat itu ribet, aku malah kasian takut mereka kepleset jalanan licin, jd gk mau maksain jg buat nyobain. But next i have to try it. Thanks info nya Miss. Kamu dan temen2 cantiiikkk sekali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sih, kalau hujan pasti repot. Makanya aku juga cek ramalan cuaca terus selama di sana takut hujan. T.T
      Yes, next time you have to try! It's worthed!
      Makasiiiiih :)

      Delete

Hai!!
Terima kasih telah membaca blog Nidyholic.
Feel free to leave a comment. Budayakan membaca, ya. Jika ada komen yang informasinya sudah jelas tertulis di artikel dan menggunakan profile Anonymous, akan dianggap SPAM.
Have a good day!

Get FREE $30 From Airbnb

Copyright

If you wish to use my photos and/or text, please contact me via email (miss_nidy@yahoo.com) for my permission or at least put a credit at the end of your post by linking back to my blog.
Thank you very much for your kindly appreciation.

Miss Nidy's Friends

Instagram

Subscribe

Join Our Newsletter

Get All The Latest Updates Delivered Straight Into Your Inbox For Free!

We Respect Your Privacy | Get This Widget