Ketika Harus Transit Semalaman di Changi Airport

by - 10:00 AM

Januari lalu gue udah cobain menginap di bandara KLIA2. Nah kali ini gue harus transit semalaman di Changi airport dan mau gak mau harus tidur di bandara lagi. Awalnya gue agak ragu karena travelmate gue kali ini belum pernah travelling ala gembel-gembel banget, tapi ternyata dia antusias banget mau nyobain menginap di bandara seperti apa. Hahahaha

menginap di changi airport

Gue sampai di Changi Airport sudah jam 10:30 pm. Sempat khawatir gak bakalan nemu spot tidur yang strategis. Tapi sebelumnya gue udah blogwalking juga sih dan cek ke sleepinginairport buat cari tahu dimana lokasi tidur yang pas. Ternyata Changi airport ini punya lounge gratisan dan khusus buat tidur, namanya Snooze lounge. Lokasinya ada di level 3, area transit east. Kalau kalian punya tiket connecting flight keesokan harinya, bisa gunain fasilitas ini gratis. Gak perlu keluar imigrasi, tinggal cari aja area food court di transit area, patokannya dekat Texas Fried Chicken.

menginap di changi airport
menginap di changi airport

Di Snooze Lounge ini ada kursi bed yang lumayan nyaman kalau buat tidur 3-4 jam. Selebihnya gue udah gak bisa tidur karena badan gak bisa lurus. Oh iya, berhubung jumlah dan kapasitas kursi di lounge ini terbatas, lebih baik sampai ke lounge ini secepat mungkin begitu tiba di bandara karena peminatnya banyak. Waktu itu sih pas gue datang ke sana, cuma ada satu kursi yang tersisa. Gue biarin teman gue tidur di kursi, sementara gue di lantai beralas karpet. Eh belum lama tidur, tiba-tiba ada beberapa orang yang bangun dan segera pergi. Gue langsung pindah dan nempatin kursi mereka.

tidur di changi airport

Enaknya lagi, lounge ini menyediakan colokan listrik lumayan banyak dan berfungsi dengan baik. Waktu gue menginap di KLIA2, colokan listriknya banyak yang gak berfungsi. Lounge ini juga dekat dengan area foodcourt, toilet, dan mushola. Sumpah strategis banget deh numpang tidur di Snooze Lounge ini.

tidur di changi airport

Tapi, sekitar jam 4 pagi bakal ada serombongan petugas bandara semacam security gitu yang bakal ngebangunin kalian untuk pemeriksaan passpor dan tiket penerbangan lanjutan. Kebetulan sih yang ngebangunin gue orangnya sopan dan lumayan ganteng, jadi rela-rela aja deh dibangunin subuh-subuh. Hahahaha

tidur di changi airporttidur di changi airport

Lagipula menjelang jam 3 subuh gue juga udah gak bisa tidur karena ac bandara dingin banget, gue dan travelmate gue gak bawa jaket sama sekali karena bagasi kita udah kepenuhan. Jangan ditiru deh kesalahan kita ini.

tidur di changi airport

Lounge ini dekat dengan area food  court, toilet umum, dan mushola. Jadi nyaman banget kalau harus bolak balik ke toilet, walaupun dengan catatan harus ada yang nungguin lapak tidurnya biar gak diserobot orang. Sebagai tambahan, musholanya luas banget kalau dibandingin dengan mushola yang ada di bandara Soetta. Mukenanya bersih dan gak bau apek karpet.

mushola changi airport
mushola di bandara changi
Overall, sebagai bandara terbaik di Asia bahkan di dunia, Changi airport ini mengerti betul kebutuhan traveller yang berbeda-beda jadi banyak banget nyediain fasilitas yang sangat menarik. Yang jelas kalau harus transit dan menunggu bahkan tidur semalaman di bandara pun, gak bakal kehabisan gaya.


[Baca juga cerita perjalanan gue selama keliling ASEAN di sini]




FOLLOW ME HERE
  TWITTER || INSTAGRAM || GOOGLE

You May Also Like

0 komentar

INSTAGRAM @miss_nidy

Country I have visited